Sunday, January 8, 2017

Kenapa paytren

Assalamualaikum wr. Wb.
Semoga Allah meridhoi segala amal ibadah kita..
Memberikan kemudahan segala usaha kita..
Menjauhkan dari segala fitnah dan syakwasangka..
Sahabat... Tadi pagi saya mendapat pesan w.a yang menceritakan kisahnya..
Beliau minta kisah terebut di muat dalam blog saya..
Ini adalah kisahnya tanpa saya edit dan perbaiki.
Berbagi Pengalaman Nyata..
Sejak 2004, penulis sudah mengenal apa itu bisnis MLM (Multi Level Marketing). Mulai dari CNI, Tiens, DBS (Duta Business School), Tupperware, Oriflame, Shopie Martin, Herbalife, Avail, K-Link, MSI (Melia Nature Indonesia) sampai yang terakhir bisnis MLM milik Ust. Yusuf Mansur, PAYTREN.
Bahkan penulis dulu pernah bergabung dengan MLM DBS di tahun 2004, alasan dulu bergabung karena ingin menjual pulsa telepon, karena salah satu produknya yaa itu. Juga karena waktu itu, diajak bergabung oleh guru sekolah. Waktu itu sih ga terlalu fokus untuk bisnis MLM tersebut, yaa sekedar dipake berjualan pulsa saja. Ga terlalu menekuninya dengan ikut seminar-seminar yang diadakan oleh DBS. Pokoknya cuma dipake buat jualan pulsa aja, ngga begitu tau cara kerjanya seperti apa,sistemnya kaya apa, dsb.
Penulis juga pernah diajak teman untuk ikut seminar MLM MSI di daerah Tebet. Yaa sekedar ikut saja mengisi waktu, disitu cuma dipaparkan manfaat dari produk MSI yaitu obat herbal kesehatan. Hingga saat ini,semakin banyak bisnis MLM di Indonesia. Dulu penulis sering ditawarkan beberapa teman untuk ikut bergabung dengan MLM, mulai dari Tiens,Tupperware dan K-Link.
Penulis dulu berasumsi bahwa sistem MLM itu hanya membuat orang-orang yang diatas kita menjadi lebih beruntung. Lebih mudah bahasanya, para leader akan mendapatkan keuntungan yang banyak dari hasil kerja para bawahannya. Istilahnya, yang capek kerja bawahan, yang menikmati untung banyak yaa leader. Karena hampir MLM yang pernah penulis tahu, semuanya menggunakan bagan diagram, dimana dalam satu diagram itu ada cabang yang saling berhubungan, layaknya seperti diagram pada sebuah Perusahaan. Di paling atas itu disebut Direktur, trus dibawahnya ada Wakil Direktur, dst. Nah, jika bawahannya bisa mengajak bergabung member lain, maka "Direktur" itu bisa mendapatkan keuntungan yang besar juga. Belum lagi penulis pernah mendengar, bahwa bisnis MLM itu haram, karena ada unsur Money Game, dsb.
Sehingga penulis hampir tidak pernah berhasil untuk diajak bergabung dalam bisnis MLM. Mulai dari diiming-iming dengan keuntungan yang besar, hadiah yang banyak, dsb. Karena yaa itu, penulis berfikir, hampir semua MLM sistemnya seperti itu. Belum lagi harus jualan fisik produk-produk, harus beli produk dulu, kalo mau ada bonus, harus ada poin yang harus dicapai, ada tutup poin dsb.
Nah, seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 2015, penulis pernah mendengar bahwa Ust. Yusuf Mansur membuat bisnis MLM, namanya PAYTREN. Tapi penulis cuma sekedar mendengar saja saat itu, apalagi ada kata-kata MLM, yaaahh MLM lagi.Tapi kemudian, tepatnya di tahun 2016, semakin banyak yang menshare bisnis tsb, akhirnya penulis coba cari tau, produk apa sih yang dijual. Kenapa penulis mencoba mencari tau,padahal kan penulis udah males dengan bisnis-bisnis MLM. Tapi karena ini yang menjadi ownernya adalah Ust. Yusuf Mansur (yang terkenal dengan teori sedekahya). Maka penulis tertarik mencari tau, kita semua kenal siapa beliau, yang ketika ceramah di Televisi, kita diajarkan untuk minta apa-apa yaa kepada Sang Pemiliknya, Allaah SWT. Apalagi dengan teori sedekah beliau yang menurut penulis, sangat dahsyat sekali.
Setelah mencoba mencari tau, oohhh ternyata produk PAYTREN itu adalah produk-produk yang biasa kita pakai sehari-hari (Pulsa HP, Token PLN, bayar Air, Bayar TV Berlangganan, Cicilan Motor & Mobil, Beli Tiket Pesawat & KAI,dsb). Saat itu sih, penulis cuma sekedar mencari tau saja, tanpa langsung mau ikut bergabung. Bahkan kakak ipar (istri abang) sudah lebih dahulu gabung, dan sempat menawarkan. Sempat tertarik sih saat itu, cuma yaa itu tadi, sekedar lewat saja.
Kemudian penulis berfikir, bahwa setiap transaksi apapun di PAYTREN, ada nilai sedekah rupiahnya untuk pesantren Daarul Qur'an milik Ust. Yusuf Mansur dan untuk kepentingan Umat Islam.
Nah, berdasarkan niat awal itu (ingin sedekah),akhirnya penulis coba ikut bergabung dalam bisnis MLM,tepatnya akhir2 Desember 2016. Kebetulan ditawarin oleh teman SMU yang sudah bergabung lebih dahulu..Yaa sudah,bismilaaah..
Penulis berfikir, masa iya Ust.YM menjalankan bisnis yang kata banyak orang, MLM itu haram, ada Money Game didalamnya, dsb. Tapi penulis yakin, masa iya seorang Ust. YM ga paham hal-hal yang begitu. Inilah salah satu alasan penulis mau ikut gabung dengan bisnis MLM, karena pemiliknya seorang pendakwah muda sukses. Padahal sejak 2005, penulis ga pernah berhasil diajak ikut bisnis MLM..Hehehehe..
Setelah ikut bergabung, baru penulis mencari tau, apa itu PAYTREN, apakah termasuk kedalam Money Game, dsb.
Ternyata bisnis ini jelas ko, ga ada unsur Money Game, ga ada unsur haramnya. Para Komisarisnya aja orang-orang pakar dibidang Syari'ah, ada Prof. Dr. Syafi'i Antonio (Pakar dan Pencetus Bank Syari'ah di Indonesia), DR.Irfan Syauqi Beik (Anggota DSN - Dewan Syari'ah Nasional).
Disini juga diterapkan, siapa yang mau sukses, yaa harus kerja keras. Sekalipun disini juga menggunakan bagan diagram, ada sponsor, upline, downline. Tapi masing-masing harus bekerja kalo mau sukses. Istilahnya, downline bisa lebih sukses daripada upline bahkan sponsor sekalipun..ADIL kan??
Apalagi produk PAYTREN dipakai sehari-hari, sehingga sangat mudah untuk dijalankan bisnis ini. Kalo kita ga mau ribet-ribet untuk mengajak orang untuk sukses, yaa minimal kita pakai sendiri aja produknya, dan dijamin 100% LEBIH MURAH daripada kita beli di orang lain.
Kalaupun kita mau sukses, yaa sama-sama kita ajak orang untuk bergabung, yaa minimal kita ajak orang untuk sedekah. Kalo sedekah sendiran kan biasanya lebih berat untuk mengeluarkan uang, nah kalo sedekahnya berjamaah, ringan kan??
Kalo kata Ust. Yusuf Mansur, "Bisnis itu mudah,bagi yang mengenal Sang Pemilik Modal, yaitu Allaah SWT."
Jika kita ingin mendapatkan keberkahan dalam bekerja, lihatlah pemimpin ditempat kita bekerja, apakah takut dengan Allaah atau tidak. Apakah mengajak kita untuk lebih taat pada Allaah atau malah membangkang.
Demikianlah sedikit cerita, berbagi pengalaman pribadi penulis dengan sahabat-sahabat dunia maya. Semoga ada manfaatnya. Jadikan niat awal berbisnis disini untuk sedekah, maka Allaah akan menggantinya dengan berlipat ganda.
Teringat sebuah ungkapan,"Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan."
Waallaahu'alam..
Salam Sukses Bersama
Iskandar (TN0220184)

Wednesday, January 4, 2017

Bedanya MLM dan Money Game

Banyak di antara kita yang menganggap bahwa bisnis MLM adalah sama saja dengan Money Game. Padahal keduanya jelas-jelas berbeda. Menjadi rancu perbedaannya, karena ulah oknum Money Game yang mengaku MLM.
Berikut ini adalah Perbedaan MLM dan Money Game :
1.  APLI dan WFDSA
  • MLM murni terdaftar pada APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) bahkan WFDSA (World Federation of the Direct Selling Associations). APLI dan WFDSA adalah organisasi yang bertugas untuk mengawasi dan mengontrol apakah perusahaan MLM tersebut  menjalankan bisnis sesuai aturan main MLM atau tidak. 
  • Perusahaan moneygame tidak tergabung dalam anggota APLI dan WFDSA

2. Biaya Pendaftaran Keanggotaan
  • MLM : Biaya pendaftaran anggota di bisnis MLM relatif ringan karena hanya untuk mengganti biaya administrasi, seperti staterkit, katalog, contoh produk, dll.
  • MG: Biaya pendaftaran anggota biasanya besar, ada lhoo yang sampe berjuta-juta. Kenapa begitu? Yaa karena seringnya mereka kan tidak punya produk atau produk yang dijual sebenarnya berkualitas rendah atau susah dijual di pasaran. Nah jadi para upline atau sponsor akan memperoleh profit langsung dari biaya pendaftaran yang besar ini. Pernah kan denger kalo lagi diprospek MG, mereka bilang “kalau nanti anda mendapatkan downline, maka otomatis anda akan memperoleh sekian dari uang pendaftaran downline baru tersebut.

3. Produk 
  • MLM : Produk yang dijual jelas dan dijamin oleh perusahaan, mudah dijual di pasaran karena harga rasional dan kualitas terjamin, walaupun tidak memiliki downline, member tetap dapat menjalankan bisnis dengan berjualan produk, perusahaan memperoleh keuntungan dari penjualan produk, bukan dari biaya pendaftaran anggota.
  • MG : Seringkali MG tidak mempunyai produk nyata atau kalaupun ada produk bukan hal utama, biasanya produk tersebut susa h dijual karena kualitasnya yang kurang baik atau harganya tidak rasional.

4. Sistem dan Marketing Plan

  • MLM : memiliki marketing plan yang jelas, anggota MLM dapat terus menjalankan bisnis dengan atau tanpa downline, ada aturan main yang jelas, bonus yang diperoleh berasal dari omzet penjualan. MLM menganut win-win sistem. Artinya ada prinsip keadilan, setiap anggota akan menikmati keuntungan sesuai dengan kerja yang dia lakukan. Belum tentu orang yang lebih dulu menjadi anggota akan lebih berhasil daripada orang yang belakangan. 
  • MG : Biasanya berlaku sistem binary ataupun piramid, dimana upline pasti mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari biaya pendaftaran anggota baru. Artinya jika anggota tersebut tidak mendapatkan downline baru maka bisnis akan terhenti. 

Nahh... jadi bisa membedakan ya mana yang MLM dan mana yang Money Game. Kalau MLM itu insya Allah halal, tapi kalau MG jelas haram karena mendekati judi.


Jadi, kalau suatu saat Anda baca ada peluang bisnis bisa menghasilkan uang dengan instan, atau promosi begitu dapat 2 downline, investasi anda langsung kembali, apalagi bisnis dengan kedok investasi yang tidak jelas apa produknya, Anda sudah tahu ya bahwa bisnis tersebut adalah money game.

Paytren sudah jelas merupakan perusahaan MLM.
  1. Paytren terdaftar pada APLI dan WFDSA (https://www.treni.co.id/legalitas/)
  2. Biaya pendaftaran relatif murah hanya 350.000,00
  3. Produk yang dijual jelas, sesuai antara harga dan kualitas yang diberikan, setiap anggota tetap bisa menjalankan bisnis walaupun tanpa downline meskipun keuntungan yang diperoleh jauh lebih kecil jika dibandingkan anggota tersebut mempunyai downline. 
  4. Banyak sekali downline yang lebih sukses dari sponsornya, kok bisa? Ya, karena sistemnya adil, setiap anggota mendapatkan keuntungan sesuai dengan kerja kerasnya. 
sumber disadur dari : http://dbcn-biz.weebly.com/mlm-vs-money-game.html

Thursday, October 20, 2016

Wakepo ngurus carryover

Salah ga ya nulis judulnya...
Wakepo hari ini tampil perlente, layaknya pejabat yang mau dilantik menempati posisi jabatan baru. Baju putih di setrika licin, dasi terjuntai di dadanya yang lumayan bidang, celana hitam rapi runcing lipatannya, sabuk melingkar di pinggang mengikat kencang celana yang aga kebesaran.
Istri wakepo agak heran melihat penampilan wakepo yang rapi seperti itu, karena tidak seperti biasa wakepo begitu rapi.
"Mau kemana pak, rapi banget" tanya istrinya
Wakepo.
"Biasa" jawab wakepo pendek.
"Biasa bagaimana, mau kerumah janda kembang ya"
"Hus.. jangan begitu, nanti bapak beneran ke jamda kembang bagaimana"
"Maunya bapak kan?"
"Bapak mau urus tunjangan profesi bapak yang kurang bayar, sekalian urus tunjangannya pak usman yang ga terbit tahun 2014"
"Oh.. nanti pulangnya bawa martabak telurnya ni jaba ya"
"Ok.. eh ni jaba itu siapa"
"Heheheheh.. itu janda baru yang di depan ruko"
"Owhhh.. ok.. dengan senang hati, tapi jangan protes ya kalau pulangnya malam"
"Huh.. modus!!"
"Bu.. bapak pamit.. assalamualaikum".

Wakepo ngurus carryover,...(lanjutan)

Seminggu yang lalu bahkan lebih, wakepo rencananya mau mengurus carry over tunjangan profesinya. belum juga wakepo selesai melanjutkan perjalanannya untuk menuntaskan niatnya, komentar teman-temannya wakepo mulai tidak enak.
"Jangan cuma bisa salahkan wakepo",.. emang ada yang lagi menghakimi wakepo ya?
bukannya wakepo malah menuntun bagaimana caranya agar pengurusan data teman-temannya yang tidak dia kenal itu bisa sesuai alurnya, sehingga datanya bisa valid tanpa harus membuang2-buang biaya besar, tanpa harus datang ke Jakarta.

Kalau memang dirasa keberadaan wakepo malah dipersalahkan, maka wakepo siap tidur lagi,..

Wakepo ngurus carryover,...(Lebih lanjut)

Meskipun wakepo selalu disalakan, wakepo tetap melanjutkan niatnya mengurus carry over tunjangan profesinya dan sktp temannya yang belum terbit.

Wakepo mengeluarkan motornya yang dia dapat dari hasil jerih payahnya sendiri sebagai guru kelas di sekolah dasar negeri 5 negeri di awan. Wakepo sangat bangga dengan motornya, (tapi ga penting ya ngurusin motornya wakepo..)

"Bu saya berangkat,... Assalamualaikum" wakepo menggeber motornya tancap gas. nguiiiiiiing.
"Waalaikum salam" jawab istrinya yang sudah tidak mungkin didengar lagi oleh wakepo.

Sepanjang jalan wakepo menyusun rencana didalam otaknya, siapa terlebih dahulu yang harus ditemui untuk memuluskan pengurusan datanya.
didalam pikirannya sudah tersusun rapi urutan orang yang akan ditemuinya :
1. dia akan bertemu langsung dengan pejabat kemdikbud
2. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
3. dia akan membawa pulang SK C.O
itu bayangan wakepo, kenyataannya?. wakepo belum nyampe..

Wakepo ngurus carryover,...(Lebih lanjut lagi)

Wakepo membawa harapan besar untuk dapat menyelesaikan masalahnya dikementrian.
Memasuki gerbang Kemendikbud, wakepo bingung mau parkir dimana.
"Ambil jalur kiri saja pak" kata petugas penjaga pintu masuk
"Sebelah kiri mana pak, saya sudah benar ini berada di jalur sebelah kiri, tidak melawan arah" jawab wakepo agak bingung, sebab dia memang berada di lajur sebelah kiri.
"Masuk ke lajur motor pak, yang sebelah kiri. Bapak bisa langsung saja tidak perlu ambil tiket parkir. kalau mau parkir nanti di gedung parkir lantai 3" kata petugas.
"oh,.. ok pak"
Akhirnya wakepo sampai juga di tempat parkir, dibukanya semua perlengakapan mengendaranya seprti jaket dan helm.

Wakepo berjalan menyusuri tangga turun dari lantai 3 ke lantai dasar, sambil jalan dia kembali mengingat-ingat apa misi yang di embannya, apa yang akan dilakukannya terlebih dulu.
didalam pikirannya sudah tersusun rapi urutan orang yang akan ditemuinya :
1. dia akan bertemu langsung dengan pejabat kemdikbud
2. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
3. dia akan membawa pulang SK C.O

Wakepo akhirnya sampai di ruang konsultasi, ruang unit layanan terpadu kemendikbud. Ambil tiket antrian, liat-liat kursi kosong untuk menunggu nomor antriannya dipanggil.
sambil duduk dia berpikir, " Target awalku adalah bertemu dengan pejabat kemdikbud, kalau di ULT apakah ada pejabat disana??"
Wakepo mulai bimbang dengan langkah yang telah diambilnya.
"sepertinya aku salah masuk ini, kalau seperrti ini aku harus ganti strategi, disesuaikan dengan kondisi".
Targetnya waekpo jadi berubah manjadi berikut :
1. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
2. dia akan membawa pulang SK C.O
kembali itu yang ada didalam pikirannya wakepo, apakah bisa dia ketemu admin tunjangan di ULT?
dia pikir bisa,.. itu pikirannya dia, nyatanya? ??

Lama juga wakepo menunggu, akhirnya nomor urut antriannya disebut petugas. Wakepo bergegas bangun dan berjalan kearah meja petugas yg memanggil nomornya..
Petugas : selamat siang pak
Wakepo : selamat siang dek.. (kebetulan petugasnya masih muda dan cantik)
Petugas : ada yang bisa saya bantu (basa basi petugas..)
Wakepo : ya sudah pasti atuh neng.. pasti saya kesini itu karena perlu bantuan..
Petugas : masalah apa pak?
Wakepo : ini neng,.. tunjangan profesi saya tahun 2014 tidak dbayar penuh satu tahun, uangnya dimakan sama petugas tunjangan di kabupaten.. tunjangan saya cuma dibayar 8 bulan.. itu juga dibayarnya akhir taun...
Petugas : ohh..
Wakepo : betul neng, itu operator tunjangan di kabupaten suka begitu..
Petugas : ohhh.. sampai sekarang belum dibayar pak?
Wakepo : belum neng.. uangnya di bungain dulu sama operator kabupaten neng..
Petugas : begini pak, maaf sebelumnya.. bukan bermaksud membela operator tunjangan.. sktp tahun 2014 bapak belum terbayar 1 tahun bisa jadi memang uang transfer dari kemenkeu tidak cukup utk membayar semua guru, jadi belum bisa diajukan pembayarannya. Nah jika ada kondisi seperti itu biasanya pembayarannya akan di selesaikan dengan mekanisme carry over.. orang-orang sering menyebutnya C.O.
Nah c.o ini ada alur prosedur yang harus di lalui, sampai dananya bisa dibayarkan dan masuk kerekening bapak.. tahun 2014 memang ada beberapa kabupaten kota yang dana transfernya tidak mencukupi untuk membayar tunjangan profesi semua guru, jadi proses pemabayarannya dibtunda..
Wakepo : oh.. begitu ya..
Petugas : begitulah pak..
Wakepo : tapi sampai saat ini sudah 2 tahun belum juga dibayarkan. Itu dholim sama guru.. saya sudah di dzolimi...
Petugas : bapak pns?
Wakepo : betul...
Petugas : masih digaji ga?
Wakepo : masih..
Petugas : berarti bapak masih sama dengan guru yg belum sertifikasi.. negara masih membayar bapak.. nilai tambah sebagai guru profesionalnya sementara di tunda dulu.. sampai proses transfernya selesai di proses.. jadi negara tidak terlalu dzolim juga...
Wakepo : tapi itu kan hak saya..
Petugas : betul.. itu hak bapak.. tidak ada yg menghilangkan hak itu dari bapak, cuma di tunda sementara.
Wakepo : lalu kapan saya terima..
Petugas : begini pak, c.o itu ada prosedurnya..
1. Op tunjangan harus membuat daftar guru yang kurang bayar.. dengan data lengkap dan jumlah kurang bayarnya, mereka harus bekerja keras melaporkan kekurangan bayarnya, menyesuaikan format laporan yang kadang berulang kali di laporkan tapi tertolak karena format yg tidak sesuai..
2. BPKP akan datang mengaudit kekurangan bayarnya
3. BPKP akan mengeluarkan rekomendasi kekurangan bayar kepada kementrian pendidikan dan kementrian keuangan
4. Kemendikbud akan mengumpulkan data guru yang kurang bayar sesuai dengan rekomendasi BPKP melalui op tunjangan kabupaten kita.. jika jumlah rekap tidak sama antara data kabupaten kota dengan hasil audit yg dikeluarkan bpkp maka data dibtolak dan harus dibuat ulang..
5. Data yang sudah masuk akan di terbitkan sk carry overnya.
6. Dinas kabupaten kota akan membayarkan kekurangan bayar sesuai dengan sk c.o yang terbit, jika tidak terbit sk c.o. maka dinas kabupaten kota tidak bisa membayar
7. Sk. C.o bisa dikeluarkan jika pada tahun di maksud sktpnya keluar tapi tidak bisa dibayarkan secara penuh atau tidak dibayar sama sekali. Jika tidak ada sktp.. maka tidak bisa di terbitkan sk c.onya.

Begitu pak kira2 alurnya..

Wakepo : jadi saya ga bisa bawa sk c.o saya sekarang..
Petugas : bapak sebaiknya koordinasi dengan op tunjangan di daerah bapak..
Wakepo : jadi saya harus kekabupaten lagi..
Petugas : betul pak.. sebab op tunjangan kabupaten kota yang mengajukan daftar guru yang kurang bayar berdasarkan rekomendasi bpkp..
Wakepo : jadi saya ga bisa bawa sknya..
Petugas : belum bisa pak.. maaf.. ada yg lain yang bisa saya bantu..
Wakepo :( bangun dan pergi)



Thursday, September 29, 2016

Tunjangan khusus

Wakepo sedang duduk didalam ruang sekolah, didepannya ada setumpuk berkas kertas putih. Wakepo baru saja selesai membaca juknis tunjangan khusus..
Tapi seperti biasa wakepo kalau membaca sesuatu itu tidak dibaca secara menyeluruh cuma dibaca yg menurut dia enak dibaca dan menyenangkan hati.
Setelah membaca juknis tersebut Wakepo merasa pemerintah tidak adil terhadap dirinya..
Operator tunjangan main curang, itu yg terbersit di pikiran wakepo. "Harus didatangin ini sih, ga bisa begini... keadilan harus ditegakan"..

Singkat cerita wakepo sampai di kementrian.. kebetulan rumahnya tidak jauh dari kementrian pendidikan..

Wakepo : selamat siang mas..
Petugas : selamat siang pak.. ada yang bisa dibantu..
Wakepo : saya mau tanya tunjangan khusus, kenapa selama ini saya tidak dapat tunjangan khusus, padahal menurut juknis tunjangan khusus saya bisa mendapatkan tunjangan khusus, karena daerah saya masul dalam kategori daerah khusus.
Petugas : ohh.. begitu ya pak... bapak sudah baca semua syaratnya.. coba saya cek dulu juknisnya ya.
Wakepo : ga usah.. biar saya saja yang jelaskan anda kalau anda tidak tau..
Petugas : oh.. boleh pak.. dengan senang hati, silahkan.
Wakepo : syarat penerima tunjangan khusus itu cuma harus berada dan mengajat di daerah khusus yang ada di kementerian daerah tertinggal..
Yang kedua.. masih aktif mengajar minimal 6 jam dan tidak kelebihan guru disekolahnya.
Ketiga masuk dalam dapodik datanya.
Setahu saya cuma itu..
Petugas : satu lagi pak... kuotanya mencukupi, dan masing-masing daerah memiliki kuota yan berbeda-beda sesuai dengan jumlah persentase guru yang ada di bandingkan dengan data nasional..
Wakepo : apalagi tuh..
Petugas : begini pak.. kuota tunjangan khusus itu terbatas jadi tidak semua guru yang ada didaerah khusus bisa dapet...
Cara menghitungnya kurang lebih begini..
Misal.. ini misal loh pak...
Kuota nasional ada 1000 orang...
Kabupaten yg ada daerah khususnya ada 3 kabupaten, masing jumlah gurunya sbb:
Kab A : 500 orang
Kab B : 1000 orang
Kab C : 1500 orang
Totalnya ada 3000 orang..
Bisa dapat semua tidak pak?
Wakepo : tidaklah.. berarti ada 2000 orang ga dapet..
Petugas : nah.. pembagiannnya bagaimana pak.. apakah diserahkan semua ke kab A agar semua guru di kab A dapat?
Wakepo : ga adil klo begitu.. masa kab c yang banyak malah ga dapet..
Petugas : tapi kata kab A itu adalah yg paling pas.. sebab menurut mereka.. mereka mengajar didaerah yg paling sulit.
Wakepo : ga bisa.. daerah b dan c juga bisa jadi lebih sulit..
Petugas : oleh karena itu pak.. dalam penentuan kuota dipakailah istilah persentase, yang jumlah gurunya besar dapat kuota lebih besar yang kecil dapat kuota kecil.. jadi semua kabupaten dapat tapi tidak semua guru di kabupaten tersebut dapat.. bahkan dalam satu sekolah bisa jadi yg dapat cuma 1-2 orang saja.
Wakepo : (manggut-manggut).
Petugas : hitungan persentasenya kurangb ebih begini pak..

Jumlah total guru yang ada didapodik dan terdaftar daerah khusus berdasarkan contoh diatas ada 3000 guru..

Maka
kab A : 500/3000    = 16,6%
Kab B : 1000/3000  = 33,3%
Kab C : 1500/3000  = 50%

Setelah persentasenya dapat, barulah hasilnya di kalikan dengan jumlah quota nasional sehingga didapat quota kabupaten masing-masing.

Kab A : 1000 x 16,6% = 166 orang
Kab B : 1000 x 33,3% = 333 orang
Kab C : 1000 x 50% = 500 orang

Jadi dari jumlah quota masing-masing kabupaten tersebut, menurut bapak semua bisa dapat ga?

Wakepo : iya..ya.. ga dapet semua kalo kaya gitu..
Petugas : nah.. jadi bapak mulai faham?
Wakepo : tapi mas saya sampai saat ini sudah mengajar lebih dari 20 tahun, belum sekalipun menerima tunjangan khusus..
Petugas : bapak mengajar di wilayah khusus ga?
Wakepo : iya mas... se Indonesia tahu kalau wilayah saya mengajar itu daerah khusus..
Petugas : bapak mengajar dimana memang?
Wakepo : saya ngajar di dki jakarta mas..
Petugas : jakarta bukan wilayah khusus pak..
Wakepo : siapa yg bilang DKI itu singkatannya apa?
Petugas : Daerah khusus ibu kota..
Wakepo : nah.. daerah khususkan...
Petugas : ya Allah.. sadarkanlah wakepo..

#anemahginiorangnya

Thursday, September 22, 2016

Honor OPS 2

Wakepo masih sangat cemas, karena beberapa waktu yang lalu sekolahnya masih masuk dalam daftar sekolah yang belum syncron. Padahal dia sudah merasa membayar operator sekplah profesional yang jelas ahli dibidang aiti...(IT).. lulusannya D3 manajemen informatika, jelas kompeten di dalam dunia perkomputeran, yang jadi pertanyaan wakepo, kenapa sampai saat ini data sekolahnya belum masuk server dapodik di pusat?.
Wakepo bingung harus bagaimana, akhir terbersit dalam pikirannya untuk curhat dan tukar pikiran dengan rekan sejawat, yaitu padome. Padome saat ini menjadi kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar, dia adalah salah satu kepala sekolah yang paling di kenal dengan kepeduliannya kepada operator sekolah, datanya selalu bagus, sincron selalu paling awal, dana bos selalu paling rapi, pokoknya operator disekolahnya adalah operator teladan. Kesejahteraan operatornya selalu prioritas utama buat padome, walau anggaran honor ops kecil tapi dia bisa menutupi kekurangannya dengan musyawarah dan mupakat kepada para guru yang sudah sertifikasi.

Singkat cerita wakepo sudah berhasil bertemu dengan rekan sejawatnya, padome.
Wakepo : selamat siang padome..
Padome: siang pak wake.. tumben nih mau berkunjung kesini (maksudnya sekolahnya padome)...
Wakepo : hehehe.. ane mau tanya-tanya tentang dapodik..
Padome : mau tanya apa, biasanyakan ane yang slalu tanya pak wake..
Wakepo : heheheh... bisa aja padome..
Begini padome... sekolah saya sampai sekarang blum juga berhasil syncron, bahkan masuk dalam daftar sekolah yang belum syncron di kementrian.. sebagai kepala sekolah terbaik tahun ini saya merasa ga enak juga..
Padome : ops kamu itu malas.. belum dikerjakan kali... jumlah siswanya berapa?
Wakepo : wuih jangan salah... ops ku simukidi itu ops teladan, dia kerja siang malam walaupun digaji tidak terlalu besar.
Padome : berapa jumlah siswa barunya?
Wakepo : ga banyak.. cuma 32 orang
Padome: sedikit itu.. dikerjakan 3 hari juga beres..
Wakepo : itulah yang aku bingung padome, sampai sekarang sekolahku belum syncron..
Padome: operator mu sudah digaji belum..
Wakepo : nah ini yang berat, muridku itu tidak banyak bagaimana bisa membayar operator dengan layak. Sebenarnya aku juga ga tega kasih honor dia kecil, tapi apa dayaku, dana bos yg kuterima tidak besar untuk biaya operasional saja kurang..
Padome: hmmm (manggut-manggut)... guru-gurumu yang sudah sertifikasi berapa orang?
Wakepo : alhamdulillah, semua guruku sudah sertifikasi.. jumlahnya ada 6 guru ber 7 dengan ku...
Padome: wah itu gampang... harusnya ops mu itu tidak perlu kesulitan..
Wakepo : gampang bagaimana..?? (Wakepo penasaran)
Padome: kau tahu kenapa opsku tidak pernah mengeluh dan data sekolahku selalu bagus?.. padahal kau tau sendiri, berapa besar dana bos yang kuterima.. mungkin lebih kecil dari dana bos mu..
Wakepo : (menyimak dengan serius)
Padome: dulu awal-awal dapodik.. ops ku juga mengeluh setiap hari..
Wakepo : (masih menyimak)
Padome: suatu hari aku kumpulin seluruh guru yang sudah sertifikasi.. aku sampaikan betapa pentingnya data dapodik untuk penerbitan sktp, sehingga dananya bisa masuk kerekening guru masing-masing. Kalau tidak entri dapodik maka sktp tidak akan terbit, karena pentingnya itu, maka perlu partisipasi para guru untuk menjamin kelancaran dapodik disekolah.
Disekolahku ada 6 guru yang sudah sertifikasi plus dengan aku jadi 7 orang, sama seperti disekolah mu..
Wakepo : (masih menyimak)
Padome: awalnya aku sampaikan kemereka "saya tidak bisa dan mengerti komputer, apalagi mengisi dapodik. Jika diantara bapak ibu ada yg bisa komouter dan mampu mengoperasikannya monggo di terima tugas entri dapodik."
Wakepo : apa ada yang mau?
Padome: hehehe.. sebenarnya ane udah tau kalau mereka ga ada yg bisa komputer, jadi ya ga ada yang mau. Tapi itu perlu disampaikan dulu, siapa tau ada yang mau..
Wakepo : lalu,. Setelah tidak ada yg mau bagaimana?
Padome: sabar dulu.. setelah mereka tidak ada yang mau dan menyatakan ketidak sanggupannnya maka ane sampaikan " karena tidak ada yang sanggup, langkah terakhir adalah mengambil operator sekolah untuk menyelesaikan tugas entri dapodiknya. Tapi ada masalah, sekolah cuma mampu membayar gajinya sebesar 300 rebu, sekarang mana ada orang yang ikhlas dibayar 300rebu.. susah mencarinya,. .apakah bapak ibu ada yang bisa kasih usulan dan masukan".
Salah seorang guru bilang "kita patungan saja pak, biar kita tanggung bersama honornya.."
Guru lain : wah kalau setiap bulan harus nanggung repot pak.. belum tentu sktp kita terbit.. kalau tidak. Masa kita ikutan bayar juga...
Guru yg lain lagi : gini saja, kita kasih saat terbit sktp dan tunjangannya sudah cair.
Wakepo: lalu mereka setuju?
Padome: dari pertemuan itu disepakati kalau tunjangan sudah cair, maka mereka diminta membantu sekolah membayar honor ops masing-masing 500rebu per semester.. tidak sampai 100rebu..
Karena jumlahnya ada 7 orang, maka terkumpul dana sekitar 3juta 500rebu..yang 500rebu dipakai untuk persiapan quota interbet 6 bulan.. cuma buat syncron saja.. trus.yang 3 juta dimasukan di kas sekolah.. nanti akan dikeluarkan utk ops 500rebu perbulan selama 6 bulan.. plus 300rebu dari dana sekolah per bulan.. jadi ops terima bersih honornya 800rebu.. lumayanlah..
Wakepo : ohh.. quota internetnya juga bukan quota ops ya..
Padome: bukan.. kalo mereka pake fban ya pake pulsa sendiri . Utk syncron saja kita siapkan 50rebu sebulan.. ops kamu dibayar berapa?
Wakepo : sesuai bos..
Padome: quota internetnya?
Wakepo : ya... bisa-bisanya dia aja..
Padome: udah syncron.. ?
Wakepo : belum...
Padome: nah itu.. jadi suka-suka dia aja..
Wakepo : kamu sudah bagus datanya ya..
Padome: sudah dari awal.. ga ada masalah..
Wakepo : ane jadi pusing,... dana bos akan segera di tarik datanya.. kalau kamu ada stok operator tolong kasih ane satu..
Padome: lah kamu bukan sudah ada opsnya.. lagian ops ane ini ga sembarangan... susah carinya..
Wakepo : emang siapa opsnya..
Padome: istri mudaku..
Wakepo : ?????????

#anemahginiorangnya