Thursday, October 20, 2016

Wakepo ngurus carryover

Salah ga ya nulis judulnya...
Wakepo hari ini tampil perlente, layaknya pejabat yang mau dilantik menempati posisi jabatan baru. Baju putih di setrika licin, dasi terjuntai di dadanya yang lumayan bidang, celana hitam rapi runcing lipatannya, sabuk melingkar di pinggang mengikat kencang celana yang aga kebesaran.
Istri wakepo agak heran melihat penampilan wakepo yang rapi seperti itu, karena tidak seperti biasa wakepo begitu rapi.
"Mau kemana pak, rapi banget" tanya istrinya
Wakepo.
"Biasa" jawab wakepo pendek.
"Biasa bagaimana, mau kerumah janda kembang ya"
"Hus.. jangan begitu, nanti bapak beneran ke jamda kembang bagaimana"
"Maunya bapak kan?"
"Bapak mau urus tunjangan profesi bapak yang kurang bayar, sekalian urus tunjangannya pak usman yang ga terbit tahun 2014"
"Oh.. nanti pulangnya bawa martabak telurnya ni jaba ya"
"Ok.. eh ni jaba itu siapa"
"Heheheheh.. itu janda baru yang di depan ruko"
"Owhhh.. ok.. dengan senang hati, tapi jangan protes ya kalau pulangnya malam"
"Huh.. modus!!"
"Bu.. bapak pamit.. assalamualaikum".

Wakepo ngurus carryover,...(lanjutan)

Seminggu yang lalu bahkan lebih, wakepo rencananya mau mengurus carry over tunjangan profesinya. belum juga wakepo selesai melanjutkan perjalanannya untuk menuntaskan niatnya, komentar teman-temannya wakepo mulai tidak enak.
"Jangan cuma bisa salahkan wakepo",.. emang ada yang lagi menghakimi wakepo ya?
bukannya wakepo malah menuntun bagaimana caranya agar pengurusan data teman-temannya yang tidak dia kenal itu bisa sesuai alurnya, sehingga datanya bisa valid tanpa harus membuang2-buang biaya besar, tanpa harus datang ke Jakarta.

Kalau memang dirasa keberadaan wakepo malah dipersalahkan, maka wakepo siap tidur lagi,..

Wakepo ngurus carryover,...(Lebih lanjut)

Meskipun wakepo selalu disalakan, wakepo tetap melanjutkan niatnya mengurus carry over tunjangan profesinya dan sktp temannya yang belum terbit.

Wakepo mengeluarkan motornya yang dia dapat dari hasil jerih payahnya sendiri sebagai guru kelas di sekolah dasar negeri 5 negeri di awan. Wakepo sangat bangga dengan motornya, (tapi ga penting ya ngurusin motornya wakepo..)

"Bu saya berangkat,... Assalamualaikum" wakepo menggeber motornya tancap gas. nguiiiiiiing.
"Waalaikum salam" jawab istrinya yang sudah tidak mungkin didengar lagi oleh wakepo.

Sepanjang jalan wakepo menyusun rencana didalam otaknya, siapa terlebih dahulu yang harus ditemui untuk memuluskan pengurusan datanya.
didalam pikirannya sudah tersusun rapi urutan orang yang akan ditemuinya :
1. dia akan bertemu langsung dengan pejabat kemdikbud
2. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
3. dia akan membawa pulang SK C.O
itu bayangan wakepo, kenyataannya?. wakepo belum nyampe..

Wakepo ngurus carryover,...(Lebih lanjut lagi)

Wakepo membawa harapan besar untuk dapat menyelesaikan masalahnya dikementrian.
Memasuki gerbang Kemendikbud, wakepo bingung mau parkir dimana.
"Ambil jalur kiri saja pak" kata petugas penjaga pintu masuk
"Sebelah kiri mana pak, saya sudah benar ini berada di jalur sebelah kiri, tidak melawan arah" jawab wakepo agak bingung, sebab dia memang berada di lajur sebelah kiri.
"Masuk ke lajur motor pak, yang sebelah kiri. Bapak bisa langsung saja tidak perlu ambil tiket parkir. kalau mau parkir nanti di gedung parkir lantai 3" kata petugas.
"oh,.. ok pak"
Akhirnya wakepo sampai juga di tempat parkir, dibukanya semua perlengakapan mengendaranya seprti jaket dan helm.

Wakepo berjalan menyusuri tangga turun dari lantai 3 ke lantai dasar, sambil jalan dia kembali mengingat-ingat apa misi yang di embannya, apa yang akan dilakukannya terlebih dulu.
didalam pikirannya sudah tersusun rapi urutan orang yang akan ditemuinya :
1. dia akan bertemu langsung dengan pejabat kemdikbud
2. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
3. dia akan membawa pulang SK C.O

Wakepo akhirnya sampai di ruang konsultasi, ruang unit layanan terpadu kemendikbud. Ambil tiket antrian, liat-liat kursi kosong untuk menunggu nomor antriannya dipanggil.
sambil duduk dia berpikir, " Target awalku adalah bertemu dengan pejabat kemdikbud, kalau di ULT apakah ada pejabat disana??"
Wakepo mulai bimbang dengan langkah yang telah diambilnya.
"sepertinya aku salah masuk ini, kalau seperrti ini aku harus ganti strategi, disesuaikan dengan kondisi".
Targetnya waekpo jadi berubah manjadi berikut :
1. dia akan menemui dengan admin tunjangan kemdikbud
2. dia akan membawa pulang SK C.O
kembali itu yang ada didalam pikirannya wakepo, apakah bisa dia ketemu admin tunjangan di ULT?
dia pikir bisa,.. itu pikirannya dia, nyatanya? ??

Lama juga wakepo menunggu, akhirnya nomor urut antriannya disebut petugas. Wakepo bergegas bangun dan berjalan kearah meja petugas yg memanggil nomornya..
Petugas : selamat siang pak
Wakepo : selamat siang dek.. (kebetulan petugasnya masih muda dan cantik)
Petugas : ada yang bisa saya bantu (basa basi petugas..)
Wakepo : ya sudah pasti atuh neng.. pasti saya kesini itu karena perlu bantuan..
Petugas : masalah apa pak?
Wakepo : ini neng,.. tunjangan profesi saya tahun 2014 tidak dbayar penuh satu tahun, uangnya dimakan sama petugas tunjangan di kabupaten.. tunjangan saya cuma dibayar 8 bulan.. itu juga dibayarnya akhir taun...
Petugas : ohh..
Wakepo : betul neng, itu operator tunjangan di kabupaten suka begitu..
Petugas : ohhh.. sampai sekarang belum dibayar pak?
Wakepo : belum neng.. uangnya di bungain dulu sama operator kabupaten neng..
Petugas : begini pak, maaf sebelumnya.. bukan bermaksud membela operator tunjangan.. sktp tahun 2014 bapak belum terbayar 1 tahun bisa jadi memang uang transfer dari kemenkeu tidak cukup utk membayar semua guru, jadi belum bisa diajukan pembayarannya. Nah jika ada kondisi seperti itu biasanya pembayarannya akan di selesaikan dengan mekanisme carry over.. orang-orang sering menyebutnya C.O.
Nah c.o ini ada alur prosedur yang harus di lalui, sampai dananya bisa dibayarkan dan masuk kerekening bapak.. tahun 2014 memang ada beberapa kabupaten kota yang dana transfernya tidak mencukupi untuk membayar tunjangan profesi semua guru, jadi proses pemabayarannya dibtunda..
Wakepo : oh.. begitu ya..
Petugas : begitulah pak..
Wakepo : tapi sampai saat ini sudah 2 tahun belum juga dibayarkan. Itu dholim sama guru.. saya sudah di dzolimi...
Petugas : bapak pns?
Wakepo : betul...
Petugas : masih digaji ga?
Wakepo : masih..
Petugas : berarti bapak masih sama dengan guru yg belum sertifikasi.. negara masih membayar bapak.. nilai tambah sebagai guru profesionalnya sementara di tunda dulu.. sampai proses transfernya selesai di proses.. jadi negara tidak terlalu dzolim juga...
Wakepo : tapi itu kan hak saya..
Petugas : betul.. itu hak bapak.. tidak ada yg menghilangkan hak itu dari bapak, cuma di tunda sementara.
Wakepo : lalu kapan saya terima..
Petugas : begini pak, c.o itu ada prosedurnya..
1. Op tunjangan harus membuat daftar guru yang kurang bayar.. dengan data lengkap dan jumlah kurang bayarnya, mereka harus bekerja keras melaporkan kekurangan bayarnya, menyesuaikan format laporan yang kadang berulang kali di laporkan tapi tertolak karena format yg tidak sesuai..
2. BPKP akan datang mengaudit kekurangan bayarnya
3. BPKP akan mengeluarkan rekomendasi kekurangan bayar kepada kementrian pendidikan dan kementrian keuangan
4. Kemendikbud akan mengumpulkan data guru yang kurang bayar sesuai dengan rekomendasi BPKP melalui op tunjangan kabupaten kita.. jika jumlah rekap tidak sama antara data kabupaten kota dengan hasil audit yg dikeluarkan bpkp maka data dibtolak dan harus dibuat ulang..
5. Data yang sudah masuk akan di terbitkan sk carry overnya.
6. Dinas kabupaten kota akan membayarkan kekurangan bayar sesuai dengan sk c.o yang terbit, jika tidak terbit sk c.o. maka dinas kabupaten kota tidak bisa membayar
7. Sk. C.o bisa dikeluarkan jika pada tahun di maksud sktpnya keluar tapi tidak bisa dibayarkan secara penuh atau tidak dibayar sama sekali. Jika tidak ada sktp.. maka tidak bisa di terbitkan sk c.onya.

Begitu pak kira2 alurnya..

Wakepo : jadi saya ga bisa bawa sk c.o saya sekarang..
Petugas : bapak sebaiknya koordinasi dengan op tunjangan di daerah bapak..
Wakepo : jadi saya harus kekabupaten lagi..
Petugas : betul pak.. sebab op tunjangan kabupaten kota yang mengajukan daftar guru yang kurang bayar berdasarkan rekomendasi bpkp..
Wakepo : jadi saya ga bisa bawa sknya..
Petugas : belum bisa pak.. maaf.. ada yg lain yang bisa saya bantu..
Wakepo :( bangun dan pergi)



Thursday, September 29, 2016

Tunjangan khusus

Wakepo sedang duduk didalam ruang sekolah, didepannya ada setumpuk berkas kertas putih. Wakepo baru saja selesai membaca juknis tunjangan khusus..
Tapi seperti biasa wakepo kalau membaca sesuatu itu tidak dibaca secara menyeluruh cuma dibaca yg menurut dia enak dibaca dan menyenangkan hati.
Setelah membaca juknis tersebut Wakepo merasa pemerintah tidak adil terhadap dirinya..
Operator tunjangan main curang, itu yg terbersit di pikiran wakepo. "Harus didatangin ini sih, ga bisa begini... keadilan harus ditegakan"..

Singkat cerita wakepo sampai di kementrian.. kebetulan rumahnya tidak jauh dari kementrian pendidikan..

Wakepo : selamat siang mas..
Petugas : selamat siang pak.. ada yang bisa dibantu..
Wakepo : saya mau tanya tunjangan khusus, kenapa selama ini saya tidak dapat tunjangan khusus, padahal menurut juknis tunjangan khusus saya bisa mendapatkan tunjangan khusus, karena daerah saya masul dalam kategori daerah khusus.
Petugas : ohh.. begitu ya pak... bapak sudah baca semua syaratnya.. coba saya cek dulu juknisnya ya.
Wakepo : ga usah.. biar saya saja yang jelaskan anda kalau anda tidak tau..
Petugas : oh.. boleh pak.. dengan senang hati, silahkan.
Wakepo : syarat penerima tunjangan khusus itu cuma harus berada dan mengajat di daerah khusus yang ada di kementerian daerah tertinggal..
Yang kedua.. masih aktif mengajar minimal 6 jam dan tidak kelebihan guru disekolahnya.
Ketiga masuk dalam dapodik datanya.
Setahu saya cuma itu..
Petugas : satu lagi pak... kuotanya mencukupi, dan masing-masing daerah memiliki kuota yan berbeda-beda sesuai dengan jumlah persentase guru yang ada di bandingkan dengan data nasional..
Wakepo : apalagi tuh..
Petugas : begini pak.. kuota tunjangan khusus itu terbatas jadi tidak semua guru yang ada didaerah khusus bisa dapet...
Cara menghitungnya kurang lebih begini..
Misal.. ini misal loh pak...
Kuota nasional ada 1000 orang...
Kabupaten yg ada daerah khususnya ada 3 kabupaten, masing jumlah gurunya sbb:
Kab A : 500 orang
Kab B : 1000 orang
Kab C : 1500 orang
Totalnya ada 3000 orang..
Bisa dapat semua tidak pak?
Wakepo : tidaklah.. berarti ada 2000 orang ga dapet..
Petugas : nah.. pembagiannnya bagaimana pak.. apakah diserahkan semua ke kab A agar semua guru di kab A dapat?
Wakepo : ga adil klo begitu.. masa kab c yang banyak malah ga dapet..
Petugas : tapi kata kab A itu adalah yg paling pas.. sebab menurut mereka.. mereka mengajar didaerah yg paling sulit.
Wakepo : ga bisa.. daerah b dan c juga bisa jadi lebih sulit..
Petugas : oleh karena itu pak.. dalam penentuan kuota dipakailah istilah persentase, yang jumlah gurunya besar dapat kuota lebih besar yang kecil dapat kuota kecil.. jadi semua kabupaten dapat tapi tidak semua guru di kabupaten tersebut dapat.. bahkan dalam satu sekolah bisa jadi yg dapat cuma 1-2 orang saja.
Wakepo : (manggut-manggut).
Petugas : hitungan persentasenya kurangb ebih begini pak..

Jumlah total guru yang ada didapodik dan terdaftar daerah khusus berdasarkan contoh diatas ada 3000 guru..

Maka
kab A : 500/3000    = 16,6%
Kab B : 1000/3000  = 33,3%
Kab C : 1500/3000  = 50%

Setelah persentasenya dapat, barulah hasilnya di kalikan dengan jumlah quota nasional sehingga didapat quota kabupaten masing-masing.

Kab A : 1000 x 16,6% = 166 orang
Kab B : 1000 x 33,3% = 333 orang
Kab C : 1000 x 50% = 500 orang

Jadi dari jumlah quota masing-masing kabupaten tersebut, menurut bapak semua bisa dapat ga?

Wakepo : iya..ya.. ga dapet semua kalo kaya gitu..
Petugas : nah.. jadi bapak mulai faham?
Wakepo : tapi mas saya sampai saat ini sudah mengajar lebih dari 20 tahun, belum sekalipun menerima tunjangan khusus..
Petugas : bapak mengajar di wilayah khusus ga?
Wakepo : iya mas... se Indonesia tahu kalau wilayah saya mengajar itu daerah khusus..
Petugas : bapak mengajar dimana memang?
Wakepo : saya ngajar di dki jakarta mas..
Petugas : jakarta bukan wilayah khusus pak..
Wakepo : siapa yg bilang DKI itu singkatannya apa?
Petugas : Daerah khusus ibu kota..
Wakepo : nah.. daerah khususkan...
Petugas : ya Allah.. sadarkanlah wakepo..

#anemahginiorangnya

Thursday, September 22, 2016

Honor OPS 2

Wakepo masih sangat cemas, karena beberapa waktu yang lalu sekolahnya masih masuk dalam daftar sekolah yang belum syncron. Padahal dia sudah merasa membayar operator sekplah profesional yang jelas ahli dibidang aiti...(IT).. lulusannya D3 manajemen informatika, jelas kompeten di dalam dunia perkomputeran, yang jadi pertanyaan wakepo, kenapa sampai saat ini data sekolahnya belum masuk server dapodik di pusat?.
Wakepo bingung harus bagaimana, akhir terbersit dalam pikirannya untuk curhat dan tukar pikiran dengan rekan sejawat, yaitu padome. Padome saat ini menjadi kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar, dia adalah salah satu kepala sekolah yang paling di kenal dengan kepeduliannya kepada operator sekolah, datanya selalu bagus, sincron selalu paling awal, dana bos selalu paling rapi, pokoknya operator disekolahnya adalah operator teladan. Kesejahteraan operatornya selalu prioritas utama buat padome, walau anggaran honor ops kecil tapi dia bisa menutupi kekurangannya dengan musyawarah dan mupakat kepada para guru yang sudah sertifikasi.

Singkat cerita wakepo sudah berhasil bertemu dengan rekan sejawatnya, padome.
Wakepo : selamat siang padome..
Padome: siang pak wake.. tumben nih mau berkunjung kesini (maksudnya sekolahnya padome)...
Wakepo : hehehe.. ane mau tanya-tanya tentang dapodik..
Padome : mau tanya apa, biasanyakan ane yang slalu tanya pak wake..
Wakepo : heheheh... bisa aja padome..
Begini padome... sekolah saya sampai sekarang blum juga berhasil syncron, bahkan masuk dalam daftar sekolah yang belum syncron di kementrian.. sebagai kepala sekolah terbaik tahun ini saya merasa ga enak juga..
Padome : ops kamu itu malas.. belum dikerjakan kali... jumlah siswanya berapa?
Wakepo : wuih jangan salah... ops ku simukidi itu ops teladan, dia kerja siang malam walaupun digaji tidak terlalu besar.
Padome : berapa jumlah siswa barunya?
Wakepo : ga banyak.. cuma 32 orang
Padome: sedikit itu.. dikerjakan 3 hari juga beres..
Wakepo : itulah yang aku bingung padome, sampai sekarang sekolahku belum syncron..
Padome: operator mu sudah digaji belum..
Wakepo : nah ini yang berat, muridku itu tidak banyak bagaimana bisa membayar operator dengan layak. Sebenarnya aku juga ga tega kasih honor dia kecil, tapi apa dayaku, dana bos yg kuterima tidak besar untuk biaya operasional saja kurang..
Padome: hmmm (manggut-manggut)... guru-gurumu yang sudah sertifikasi berapa orang?
Wakepo : alhamdulillah, semua guruku sudah sertifikasi.. jumlahnya ada 6 guru ber 7 dengan ku...
Padome: wah itu gampang... harusnya ops mu itu tidak perlu kesulitan..
Wakepo : gampang bagaimana..?? (Wakepo penasaran)
Padome: kau tahu kenapa opsku tidak pernah mengeluh dan data sekolahku selalu bagus?.. padahal kau tau sendiri, berapa besar dana bos yang kuterima.. mungkin lebih kecil dari dana bos mu..
Wakepo : (menyimak dengan serius)
Padome: dulu awal-awal dapodik.. ops ku juga mengeluh setiap hari..
Wakepo : (masih menyimak)
Padome: suatu hari aku kumpulin seluruh guru yang sudah sertifikasi.. aku sampaikan betapa pentingnya data dapodik untuk penerbitan sktp, sehingga dananya bisa masuk kerekening guru masing-masing. Kalau tidak entri dapodik maka sktp tidak akan terbit, karena pentingnya itu, maka perlu partisipasi para guru untuk menjamin kelancaran dapodik disekolah.
Disekolahku ada 6 guru yang sudah sertifikasi plus dengan aku jadi 7 orang, sama seperti disekolah mu..
Wakepo : (masih menyimak)
Padome: awalnya aku sampaikan kemereka "saya tidak bisa dan mengerti komputer, apalagi mengisi dapodik. Jika diantara bapak ibu ada yg bisa komouter dan mampu mengoperasikannya monggo di terima tugas entri dapodik."
Wakepo : apa ada yang mau?
Padome: hehehe.. sebenarnya ane udah tau kalau mereka ga ada yg bisa komputer, jadi ya ga ada yang mau. Tapi itu perlu disampaikan dulu, siapa tau ada yang mau..
Wakepo : lalu,. Setelah tidak ada yg mau bagaimana?
Padome: sabar dulu.. setelah mereka tidak ada yang mau dan menyatakan ketidak sanggupannnya maka ane sampaikan " karena tidak ada yang sanggup, langkah terakhir adalah mengambil operator sekolah untuk menyelesaikan tugas entri dapodiknya. Tapi ada masalah, sekolah cuma mampu membayar gajinya sebesar 300 rebu, sekarang mana ada orang yang ikhlas dibayar 300rebu.. susah mencarinya,. .apakah bapak ibu ada yang bisa kasih usulan dan masukan".
Salah seorang guru bilang "kita patungan saja pak, biar kita tanggung bersama honornya.."
Guru lain : wah kalau setiap bulan harus nanggung repot pak.. belum tentu sktp kita terbit.. kalau tidak. Masa kita ikutan bayar juga...
Guru yg lain lagi : gini saja, kita kasih saat terbit sktp dan tunjangannya sudah cair.
Wakepo: lalu mereka setuju?
Padome: dari pertemuan itu disepakati kalau tunjangan sudah cair, maka mereka diminta membantu sekolah membayar honor ops masing-masing 500rebu per semester.. tidak sampai 100rebu..
Karena jumlahnya ada 7 orang, maka terkumpul dana sekitar 3juta 500rebu..yang 500rebu dipakai untuk persiapan quota interbet 6 bulan.. cuma buat syncron saja.. trus.yang 3 juta dimasukan di kas sekolah.. nanti akan dikeluarkan utk ops 500rebu perbulan selama 6 bulan.. plus 300rebu dari dana sekolah per bulan.. jadi ops terima bersih honornya 800rebu.. lumayanlah..
Wakepo : ohh.. quota internetnya juga bukan quota ops ya..
Padome: bukan.. kalo mereka pake fban ya pake pulsa sendiri . Utk syncron saja kita siapkan 50rebu sebulan.. ops kamu dibayar berapa?
Wakepo : sesuai bos..
Padome: quota internetnya?
Wakepo : ya... bisa-bisanya dia aja..
Padome: udah syncron.. ?
Wakepo : belum...
Padome: nah itu.. jadi suka-suka dia aja..
Wakepo : kamu sudah bagus datanya ya..
Padome: sudah dari awal.. ga ada masalah..
Wakepo : ane jadi pusing,... dana bos akan segera di tarik datanya.. kalau kamu ada stok operator tolong kasih ane satu..
Padome: lah kamu bukan sudah ada opsnya.. lagian ops ane ini ga sembarangan... susah carinya..
Wakepo : emang siapa opsnya..
Padome: istri mudaku..
Wakepo : ?????????

#anemahginiorangnya

Sunday, September 18, 2016

Honor ops 1...

Minggu pagi matahari bersinar cerah..sinarnya yang kuning keemasan menyilaukan mata.. suhu juga tidak panas, cuma hangat-hangat susu...
(Jangan komen hangat2 susu kaya gimana ya) namun pagi itu adalah pagi paling sumpek buat wakepo.. karena data sekolahnya termasuk dalam daftar sekolah yang belum syncron dapodik... disebut sekolah nakal lagi.. padahal dia adalah kepala sekolah teladan...
Wakepo : ini pasti gara-gara mukidi sentimen sama saya.. dia pasti sengaja ga syncron-syncron biar data sekolah saya jadi jelek.. biar saya dipanggil pengawas dan dinas... harus ditegur ini mukidi.. ga boleh dibiarkan ini... sabotase namanya ini..
(wakepo masuk kedalam rumah, ambil kunci mobil dan cuss berangkat kerumah mukidi dihari minggu pagi yang cerah dengan emosi yang membara karena merasa dirinya sudah didzolimi...)

Singkat kata singkat cerita wakepo sampai juga di rumah mukidi..

"assalamualaikum..." wakepo mengucapkan salam sebagai mana layaknya orang kalau bertandang kerumah orang lain.
"Waalaikum sallam" terdengar jawaban dengan suara manis dari dalam rumah..
Wakepo agak terkejut, "kok ada suara perempuan di rumah mukidi" dia mengernyitkat dahinya.. yang tanpa dikernyitkan juga memang sudah banyak lipatan didahinya.. tanda kalau dia itu sudah berusia..
Selagi wakepo sibuk dengan pikirannya muncul gadis manis dari dalam rumah.
"Cari siapa pak ?" Tanya gadis tersebut
"Oh.. eh.. mukidi ada?"
"Oh cari bang muki..bang muki lagi dibelakang rumah.. cari singkong buat temen kopi katanya.. maaf bapak siapa ya ?"
"Saya kepala sekolah tempat mukidi kerja" wakepo tersenyum bangga
"Oh.. bosnya bang mukidi.. sebentar pak saya panggil dulu.. "  gadis tersebut membalikan badannya.
"Oh.. jangan dulu.." cegah wakrpo, gadis itupun membatalkan balikan badannya.
"Iya pak.. ada apa"
"Boleh kita ngobrol dulu sebentar?"
"Boleh.. memangnya ada apa ya pak?.. kalau gitu monggo masuk dulu"
Wakepo masuk kedalam rumah, dia sudah hapal bener rumah mukidi sebab wakepo memang sudah sering keluar masuk rumah mukidi.. tapi hari ini beda.. keadaan rumahnya tertata rapi, tidak berantakan seperti sebelum-sebelumnya..
Wakepo duduk dikursi pojok.
"Maaf.. kalau boleh saya tahu adik ini siapa ya.. setahu saya mukidi belum nikah sampai saat ini.." wakepo mulai membuka percakapan
"Saya adiknya pak.. bang muki emang belum nikah.. setiap kali emak sama bapak nanya kapan nikah.. bang muki slalu bilang nanti kalau sudah punya kerjaan tetap.. sekarang sudah punya kerjaan tetap dia juga slalu mengelak kalo disuruh nikah.. saya ga tahu alasannya apa.. "..
"Ohhh" wakepo manggut-manggut
"Ini juga yang bikin bingung emak sama bapak.. katanya udah kerja tapi bayar kontrakan masih minta.. yang parah itu beli pulsa aja dia masih minta emak.."
Gadis itu melanjutkan.. mungkin dia ga sadar kalau dia sedang bicara sama bosnya mukidi
"Hhhhhh" wakepo manggut-manggut

"Ga tahu gajinya tiap bulan dipake buat apa aja.. "..
"Ohhh" wakepo manggut-manggut
"Padahal bang muki termasuk orang yang sangat hemat.. atau mungkin saking hematnya, pulsa aja masih minta emak.. biar cepet banyak kali tabungannya.."
"Hhhhh" wakepo manggut-manggut

"Kalau saya liat kerjaannya juga luar biasa pak... data seabreg-abreg dibawa kerumah.. itu berkas banyak banget.. tadi malam aja sampe malem.. ngerjain tuh berkas... semalam saya nginep disini.. kasian liat kerjanya.. katanya gagal symcron terus"  celoteh sigadis terus-terusan, sepertinya dia bener-bener lupa kalo wakepo adalah bosnya mukidi.
"Ooohhhh" wakepo manggut-manggut..

"Padahal tadi sore sudah pinjem duit saya tuh buat beli kuota internet,.. anehnya kenapa dia ga minta kekantornya aja ya pak... itu kan urusan kantor.." lagi-lagi gadis itu lupa kalau didepannya itu adalah bosnya mukidi
"Hhhhhh" wakepo manggut-manggut

"Kalau disuruh istirahat bilang begini 'tanggung de.. tinggal sedikit lagi.. besok datanya mau diambil pusat buat penentuan dana bos.. kalau ga masuk nanti dana bosnya hilang' begitu slalu bilangnya pak.. 'kasian pimpinan abang de, kalau dana bosnya ga keluar beliau cari cadangan operasional sekolah kemana' itu yg slalu dibilang abang saya"
"Hhhhhh" wakepo manggut-manggut

"Pas udah selesai datanya dikirim, besoknya masih aja sibuk ngeliatin info gtk.. saya bilang 'ngapain sih bang masih sibuk aja.. kan datanya udah dikirim..abang istirahat aja dulu.. libur sabtu minggu.. tuh bang udin ngajak joging di alun-alun', dia bilang apa coba pak... dia bilang 'gampang de joging mah.. ini data temen-temen abang yang sudah sertifikasi masih ada yg belum valid.. kasian nanti sktpnya ga terbit' coba pak.. segitunya kerja abang saya.. mudah-mudahan tabungannya abang muki sesuai dengan kerjanya.. ga minta-minta pulsa sama emak.. atau minjem sana-sini buat beli quota"..
"Oh.." wakepo manggut-manggut..

"Oh iya.. keasikan ngomong sampe lupa blom ngasih minum.. sebentar pak saya kebelakang dulu".. lanjut gadis tersebut sambil beranjak bangun..
"Oh.. ga usah de.. bapak juga mau pulang dulu" segah wakepo.
"Loh.. kan belum ketemu bang muki pak"
"Nanti aja ketemu dikantor, kasian mukidi biar bisa istirahat dulu hari minggu ini"
"Oh.. gitu ya pak... nanti kalo bang muki nanya, saya harus sampaikan apa ya pak.. ?"
"Bilang aja pak wakepo datang.."sambil keluar dari ruangan..
"Oh.. bapak bosnya bang muki ya, syukur dech saya ngomong keorang yang tepat"
Wakepo cuma senyum-senyum sambil cuss pergi..
Wakepo masih bingung, sepanjang perjalanan dia berpikir kenapa sekolahnya belum syncron.. kalau menurut cerita adenya mukidi, mukidi sudah kerja sampai larut malam...

Ada yg bisa bantu wakepo, kasih jawaban kenapa?

#anemahginiorangnya

Tuesday, September 13, 2016

Verval gtt

Verval gtt...

Wakepo sedang kebingungan, datanya didapodik tidak valid2. Sehingga sampai sekarang sktpnya tidak terbit-terbit.
Wakepo sudah marahin operator sekolah yang dia anggap orang paling salah atas tidak keluarnya sktpnya.
Wakepo juga sudah mengeluh berkali-kali kepada kepala sekolah, bahkan dengan nada tinggi.
Wakepo : bapak bagaimana ini.. sktp saya sampai sekarang tidak terbit juga..
Kepsek : sudah tanya mukidi ?
Wakepo : sudah.. dia selalu ngeles. Katanya data sudah di entri sesuai arahan bapak..
Kepsek : kalau sudah sesuai arahan.. berarti sudah sesuai dengan data pak wake bukan?
Ya udah ayo kita tanya muki.
(Kepala sekolah dan wakepo beranjak ke ruang sebelah, dimana mukidi berada)
Kepsek : mukidi kamu sudah entri data pak wake sesuai dengan jadwal mengajarnya kan?
Mukidi: sudah pak..
Wakepo : kalau sudah.. kenapa sampai sekarang cuma saya yg belum terbit sktpnya.. kamu memang sentimen dengan saya muki...
Mukidi : sentimen bagaimana pak.. saya sudah entrikan sesuai dengan data yg ada... itu arahan dari admin tunjangan pusat...
Wakepo : kamu sudah ketu orangnya..
Mukidi : hehehehe.. belum sih pak... cuma baca statusnya saja di fb dan di blognya....
Wakepo : kalau memang sdh sesuai arahan dia.. kenapa sktp saya ga keluar2... jangan2 dia admin palsu.. ga kompeten.. ngaku2..
Mukidi : kata dia di fb.. kalau ada masalah tentang tunjangan datangin aja op tunjangan didinas kabupaten.. karena yg berwenang dengan data tunjangan ya op tunjangan...kalau masalahnya dengan dapodik datangnya ke kk datadik.. masing2 punya tugas dan fungsi berbeda2 walaupun hasil akhirnya ya sktp...
Sebaiknya bapak temui admin tunjangan pak..
Kepsek : betul pak wake.. gimana kalau kamu temenin kesana muk.. takutnya data kamu juga ada yg salah..
Mukidi : (dengan muka kecut) baik pak.. kapan kita berangkat pak wake..?
Wakepo: sekarang saja..
Mukidi : baik pak saya rapihin laptop dulu.

Mukidi dan wakepo berangkat ke dinas kabupaten dengan tujuan menemui op tunjangan..

Mukidi : selamat siang pak...
Op simtun : siang mas... tumben muk.. ada apa.. ada masalah datanya.. masa op percontohan se kabupaten ada masalah dapodiknya... heheheheh...
Mukidi : nganu pak..
Op simtun : ada apa..ada apa... sini duduk..
Mukidi : ini loh pak.. data pak wakepo ga terbit2 sktpnya...
Wakepo : (nyamber kaya api dideket bensin) iya nih mas... masa disekolah cuma saya saja yg ga tetbit sktpnya.. padahal pademo yg sama-sama honor dengan saya sudah terbit sktpnya.. bahkan dia sudah masuk rekening uangnya..
Op simtun : oooh.. gitu ya pak...
Wakepo : pasti mukidi ini macem2in data saya.. dia kesel sama saya sebab semester kemarin saya cuma kasih 100rebu.. padome yg semester lalu ngasih 300rebu sekarang bisa terbit duluan sktpnya..
Op simtun : bener begitu muk???
Mukidi : sumpah pak..saya ga macem2 ngisi datanya... saya entri sesuai dengan berkas2 yang diberikan pak wakepo kesaya.. datanya pak dome juga sesuai berkas yg saya tetima... mana berani saya macem2in datanya...
Op simtun : sudah2.. saya yakin kamu ga gitu...
Mukidi : (mukanya merah.. merasa marah.. merasa direndahkan.. campur anduk.. ) hhhhhh (tarik nafas panjang)..
Op simtun : sabar ya muk... Allah maha adil..pasti akan ketahuan salahnya dimana.. sabar ya...
Kamu sudah liat info gtknya pak wake belum??
Mukidi : lah.. kata bapak dan kata pak kompetan liat info gtk itu bukan tugas ops.. tapi tugas guru... saya ya manut...
Lagian kerjaan ops sekarang ga hanya ngurus guru aja pak...
Op simtun : oh..iya..iya.. saya lupa... maaf...maaf.. ( sambil melihat pak wakepo).. pak wake sudah liat info gtknya belum...
Wakepo : info gtk... belum mas... saya kan tugasnya ngajar, masa harus direpotin dengan cek info sgala macam..
Op simtun : oh... iya..iya.. bapak sudah repot dengan mengajar ya... jadi siapa yg harus liat data bapak ya...
Ops tugasnya entri data sesuai dengan berkas yg ada..
Kk datadik memantau syncron dapodik..
Op tunjangan membayarkan sktp bagi guru yg sudah terbit sknya..
Lalu yg harus liat info gtk siapa...
Yang bisa tau datanya bener atau salah siapa?
Saya jadi bingung nih...
Oh.. iya pak wake kemaren saya minta utk menyerahkan sk penetapan bapak yg dari bupati.. bapak sudah kasih belum ya??
Wakepo : mas.. gak usah mengalihkan masalah dech... cari-cari kesalahan saya..
Op simtun : oh.. maaf pak.. cuma mau tanya saja.. takutnya saya yg salah.. tapi bapak sudah kirim belum ya??
Wakepo: ini mau selesain masalah saya atau tidak... kalau mas ga bisa menyelesaikan saya akan ke kepala dinas.. stafnya tidak becus kerja...
Op simtun : (masih tenang) hehehe... monggo pak.. disebelah sana pintunya.. kebetulan pak kepala juga sedang di tempat...
Wakepo: (gebrak meja.. bangun dari kursi.. langsung cus ke ruang pak kadin).. huhhh
Mukidi : wah jadi panjang nih pak...(mukidi aga ketakutan)
Op simtun: tenang aja.. nanti klo dipanggil pak kadinas kita hadapi bersama...
Mukidi : ah.. bapak.. saya jadi serba salah nih..
Op simtun : tenang aja.. kamu ga salah..

Wakepo masuk keruangan kepala dinas.. dengan emosi yg tinggi..

Wakepo : selamat siang pak..
Kadinas : siang pak.. oh.. pak wake.. tumben mampir ketempat saya... ada apa pak..
Wakepo : saya mau lapor sama bapak.. itu op sekolah dan op tunjangan sekongkol buat data saya tidak terbit sktp..
Kadinas : ohhh.. sabar sebentar ya.. saya panggil operatornya dulu..(sambil menekan tombol bel untuk memanggil sekrtarisnya...)
Sekretarisnya datang..
Skret : iya pak.
Kadinas : panggil operator tunjangan..
Sekretaris : (balik badan dan berjalan keluar ruangan)

Op simtun : iya pak...
Kadinas : apa masalah pak wake sampai sktpnya tidak terbit2...
Op simtun : (mendekat..sambil meyerahkan kertas beberapa lembar ke kepala dinas) ini pak masalahnya.. (menunjukan lembaran kedua kepada kepala dinas)
Kadina : oooohh... sudah kamu minta..
Op simtun: sudah pak...
Kadinas: pak wake status kepegawaiannya apa?
Wakepo : honor daerah pak... kalau didapodiknya gtt kabupaten pak..
Kadinas : ohh.. sk bupatinya ada..
Wakepo : ada pak..
Kadinas : sudah di tunjukan ke op tunjangan?
Wakepo : belum pak.. saya mau urus sktp dulu.. nanti setelah sktp saya keluar saya akan kasih sk bupati tsb... rencana saya begitu pak.
Kadinas: ooh.. pak wake tau ga sebabnya sktp bapak tidak terbit2..
Wakepo : tidak tahu pak...
Kadinas : bapak sudah cek info gtk..
Wakepo : bapak sama saja dngan mereka mau cari2 kesalahan saya.. kalau memang sudah tidak sanggup bayar sktp sebaiknya negara jujur saja pak... utk liat info gtk harusnya ops pak
Kadinas : sabar pak wake..
Begini.. ops sudah entri data semua guru.. mungkin disekolah bapak gurunya banyak.. entri siswa..sarpras dsb.. apakah yakin emtrian ops itu bisa bener 100%...
Nah utk mengetahui apakah entri data kita sudah bener atau belum.. yg lebih tahu adalah kita.. jadi kita cek entrian ops.. ngeceknya lewat info gtk..
Wakepo : (manggut2 doang)
Kadinas : bapak tau kekurangan data bapak apa?
Wakepo : blom tau pak..
Kadinas : (menyodorkan kertas yg berisi info gtk).. coba liat dan baca ini.. apa keterangannya..
Wakepo : (membaca tulisan yang di tunjuk kadinas).. belum verval gtt..
Kadinas : sudah dibaca ?
Wakepo : iya pak... verval gtt.. tapi sayakan tidak tahu harus verval kemana dan bagaimana ? Itu tidak ada sosialisasi..
Kadinas : pak wake sudah diminta menyerahkan sk bupati belum sama op tunjangan?
Wakepo : sudah pak... tapi saya belum sempat ngasih...
Kadinas : nah itu.. bapak mau nuntut cepet untuk sktp, tapi ga mau kooperatif utk pemebuhan datanya.. op tunjangan memerlukan berkas sk bupati tsb utk proses validasi status gtt bapak... selama tidak bisa menyerahkan sk bupati.. maka op tunjangan tidak bisa verval... selama belum di verval.. maka sktp ga bakal terbit...
Wakepo : oh... saya permisi dulu pak..
Kadinas : mau kemana pak..
Wakepo : mau pulangbdulu ambil sk bupati..
Wakepo lewat didepan meja op simtun yang sedang duduk ngobrol data sama mukidi..
Op simtun : sudah selsai pak...(menyapa wakepo)
Wakepo : sudah.
Op simtun : mau kemana pak..
Wakepo : pulang...
Mukidi : kembali kesekolah pak...(sambil berdiri dan ambil tas laptopnya)
Wakepo : saya mau pulang...
Mukidi : wah... arah sekolah dan rumah bapak kan berlawanan arah pak... saya bagaimana pak
Wakepo : kamu disini aja.. saya mau ambil sk bupati... nanti saya balik lagi
Mukidi : ooh... lalu urusan sktpnya bagaimana..
Wakepo : nanti saya balik lagi...

Verval gtt kabupaten/kota dilakukan oleh op simtun di kabupaten/kota.. cukup serahkan sk bupati terbaru yg masih berlaku.

#anemahginiorangnya

Saturday, September 10, 2016

Wakepo laper

Wakepo cari makan...

Makasar sudah jam 11 malam... hampir tengah malam....wakepo perutnya keroncongan.. kebetulan wakepo sedang berdua dengan admin pip di dalam kamarnya..

Wakepo : mas bawa makanan ga...
Admin pip : wah... gw ga bawa.. ada buah tuh..
Wakepo : buah apa..
Admi pip : buab pir.. tuh ada 6 biji.. dapet dari op simtun...
Wakepo : boleh lah... dari pada laper..
Admin pip : emang belum makan..
Wakepo : belum.. makanan hotel ga pas sama lidah kampung.. ga berselara..
Admin pip : ya udah yu cari makan..
Wakepo : males ah.. besok udah harus cekout jam 4 pagi..
Tanpa terasa tuh buah pir tinggal satu..
Admin pip : dari pada lo abisin srmua tuh buah pir.. mending cari makan ayo...
(Pintu kamar di ketuk..segerombolan op simtun dari beberapa kab/kota pada nongol..)
Op 1 : ayo mas kita keluar cari makan.. kebetulan kami juga belum makan..
Op 2 : bener mas..
Wakepo : ok lah kalo begitu...

Singkat cerita jalanlah mereka ke bibir pantai losari.. jarak dari hotel ke pantai memang tidak tetlalu jauh.. kisaran 2,5-3 km saja...

Op 1 : wah udah pada tutup..
Op 2 : tuh sebelahbsana ada yg masih buka..
Op 3 : iya..ayo kesana aja...

(Jalan lagi learah resto yang nasih buka.. sambil jalan banyak percakan yg dibahas... )
OP 1: mas ini saya dapat kabar dari kegiatan simtun paud... katanya guru kelas tk kalau tidak memenuhi jam karena tidak dapat kelaa bisa dibagi menjadi beberapa kelas....kaya guru mapel di smp
Wakepo : dia kepala sekolah  bukan?
Op 1 : bukan..
Wakepo : kalau bukan ya ga bisa dong...
Op 1 : ini kata nara sumber di kegiatan tk mas..
Wakepo: mungkin yg dimaksud itu utk semester kameren.. januari-juni...
Op 1 : bukan mas.. ini utk juli-desenber..
Wakepo: ah masa ( sedikitvtidak percaya)..
Op 1 : bener mas..
Wakrpo : sesat itu... awas salah.. akan banyak guru yg tdk terbit sktpnya... guru kelas ya harus pegang kelas.. yg namanya pegang kelas ya full satu kelas.. masa dibagi2.. itu namnaya guru setengah kelas..
Op 1: waduh.. semoga blom nyebar ke ops..
Wakepo: saya mantan ops..saya yakin ops lebih cerdas.. saya malah khawatir kepseknya yg langsung nyuruh ops ngisi kaya gitu...

(Tanpa terasa sudah lebih 200m wakepo jaln dari titik pertama ke resto yg dimaksud)

Op : mas disini aja ya... (sambil masuk kedalam resto)
Wakepo : ok sajalah ( dengan agak malas2)
Admin pip : sini mas pilih ikannya.
Wakepo : ah.. ini sih restoran... buat apa jauh-jauh jalan kalo makannya direstoran.. masakannya sama dengan masakan hotel... mending cari pecel lele..
Admin pip : mana ada mas di makasar pecel lele..
Wakepo: iya ...karena belum ketemu.. nanti klo udah ketemu pasti ada..
Admin pip : ok..
(Op simtun yg mnegiringi.. lebih dari 15 orang.. membeo ikut keluar dari resto..)
Op simtun : wah kemana lagi nih.. udah malam udah pada tutup...
(Wakepo dan op-op simtun yh di temani admin pip, jalan lagi ke arah utara.. lumayan jauh juga.. itu bisa diliat dari op simtun perempuan yang sudah mulai mengap2.. Tiba2 ada mang beca nyamperin)
Mang beca: mau cari makan ya pak..
Op : iya bang.. dimana yg masih buka ya..??
Mang beca : wah.. sudah malam bu.. kalau di seputaran sini sudah ga ada.. paling di restoran lay-law di sebelah sana...
Op 2 : lah itu sih yang deket hotel kita..
Op 3 : iya ga jauh dari hotel itu sih.. paling 300m..
Wakepo : ok.. kita balik lagi...
Op 1 : naik taksi aja mas...
Op 2 : atau naik taksi..
Wakepo : deket hotelkan tempatnya..
Op 1: iya mas...
Wakepo : berarti deket dong... tadi jalan ke sini aja kuat... masa baliknya ga kuat..
Mang beca : jauh pak.. 5 kiloan itu..
Wakepo: wah berarti hebat mereka ini mang... sudah jalan 5 km... beca ada berapa mang..
Mang beca: cuma saya aja pak 1...
Wakepo : orangnya ada 15an.. sanggup ga nariknya.... lanjut biar 10 km.( Sambil jalan)
Mang beca: (garuk-garuk kepala)
Op : hhhh (terpaksa pada ngikutin.. wakeponya admin simtun)..

Ingat ya... guru kelas harus pegang kelas..
Kecuali kepala sekolah...

#anemahginiorangnya

Monday, September 5, 2016

Wakepo jadi pengacara..

Beribu satu macam cara dilakukan orang agar sktpnya bisa terbit...
Suatu hari ada seorang parlente dengan pakaian rapi.. jas berdasi.. sepatu mengkilat, rambut disisir rapi dengan minyak rambut yang tak kalah mengkilapnya dengan sepatu hitam yang dikenakan di kakinya.
Dialah wakepo yang saat itu sedang menjadi pengacara.. mewakili calon penerima sktp yang tidak nongol2 sktpnya...
Wakepo : selamat siang... (setiap kali wakepo ke kemdikbud selalu siang.. ga pernah malam)
Petugas : siang... ada yg bisa saya bantu.. (petugas ult agak bingung... kenapa pejabat datang ke ult...)
Wakepo : saya mau urus sktp yang tidak pernah keluar...
Petugas : sktp taun berapa pak.. boleh saya tahu masalahnya apa?
Wakepo : itu yang saya mau tahu.. kenapa sktp mereka tdk bisa keluar.. kalau saya tahu masalahnya apa.. saya akan langsung ke presiden...
(Wakepo kali ini adalah seorang pengacara)
Petugas : oh.. baik pak... bisa saya liat datanya..
Wakepo : data apa.. mas saya itu kesini mau minta data..masa kamu malah minta kesaya..  kalau saya sdh ada data ngapain saya kesini...
Petugas : oh.. bapak mau minta data apa??
Wakepo : saya mau tau kenapa klien saya sktpnya tidak terbit sudah 2 semester...
Petugas : klien bapak siapa?
Wakepo : klien saya banyak
Petugas : baik pak... nama klien bapak yang sktpnya tidak terbit siapa namanya..
Wakepo : namanya abdul..
Petugas : ada nuptknya ?
Wakepo : apa itu nuptk...
Petugas : nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan.. kalau klien bapak pendidik dan penerima sktp dia harus punya nuptk..
Wakepo : oh.. saya tidak tanya.. kamu sebenarnya bisa atau tidak ngecek datanya.. kalau tidak, saya akan ke pak mentri langsung.. pelayanan payah..
Petugas : ok.. kalau tidak ada nuptk bisa saya tahu niknya..
Wakepo : apalagi itu ...kamu ini bertele2..
Petugas : nik itu nomor induk kependudukan.. tanda bahwa org tersebut sebagai warga negara indonesia.. dan penerima sktp harus orang indonesia pak..
Wakepo : saya tidak tau...
Petugas : lalu saya harus cek datanya pakai apa pak? Kalau pakai nama agak sulit pak.. nama abdul itu banyak..
Kalau boleh saya tahu klien bapak ngajar dimana?
Wakepo : ngajarnya di sekolah swasta terkenal..
Petugas : (cek data pada komputer didepannya)... nama sekolahnya apa pak?
Wakepo : yayasan besar dari luar negeri... saya lupa namanya... itukan sudah ada namanya, masa ga bisa cek data satu orang saja.. 

Petugas: kalau cuma nama.. agak sulit pak.. nama abdul di Indonesia banyak pak.. 
Wakepo: abdul yang dari lampung.. 
Petugas: oh.. bisa lebih spesifik lampungnya dari kabupaten mana?
Wakepo: (menyebutkan nama kabupaten dan kecamatan tempat klirnnya mengajar)
Petugas: baik pak... disini berdasarkan data yg bapak sebutkan tadi, ada 15 abdul... bapak bisa pilih abdul yang mana...
Wakepo: (bingung juga) yang belum sktp berapa?
Petugas : yang belum sktp ada 10 orang pak..
Wakepo: wah masih banyak juga ya.. yang usianya diatas 50 tahun
Petugas: yg usianya diatas 50 tahun ada 4 orang pak..
Wakepo: yang laki2..
Petugas: semuanya laki-laki pak...
Wakepo : oh.... (mimiknya klihatan sedang berpikir keras.. kriteria apalagi yg bisa mengarahkan ke status data kliennya).. coba pilih yang dari sd saja..
Petugas: yang sd ada 2 pak..
Wakepo: (tersenyum).. nah dua2nya kenapa ga terbit sktpnya..
Petugas: kedua2nya statusnya tidak linier pak.. 
Wakepo: apa itu linier...
Petugas: linier itu kesesuaian antara mata pelajaran yang diajarkan dengan sertifikat pendidik calon penerima sktp.. kalau tidak linier maka jumlah jam mengajarnya tidak terhitung.. sehingga sktpnya tidak terbit..
Wakepo : klien saya sudah mengajar sesuai dengan ijazahnya... dia sarjana matematika. Sudah s2.. 
Petugas: betul pak.. s2nya juga matematika bukan?..
Wakepo: betul itu.. 
Petugas: di sd tidak ada guru mata pelajaran matematika pak... yang ada adalah guru kelas.

Wakepo: tapi dia mengajar 24 jam..
Petugas: betul pak.. tapi utk mapel di sd tidak tehitung utk mapel matematika..di sd itu adanya guru kelas... klien bapak harusnya mengajar pada jenjang smp atau sma pak..
Wakepo: jadi dia tidak bisa sktp.. apa dasarnya ini.. petugasnya cuma2 mengada2 agar tidak bisa membayarkan tunjangan klien saya..
Petugas: bapak sudah baca pp 74 tahun 2008.
Wakepo: sebagai orang hukum.. saya tersinggung dengan pertanyaan saudara.. saudara sudah meragukan kredibilitas saya..
Petugas: maaf bapak.. tidak ada maksud saya untuk menggurui bapak..tapi kalau bapak sudah membacanya seharusnya bapak faham dasar seseorang bisa dianggap jjmnya linier atau tidak..
Wakepo: sudah.. saya akan laporkan ini ke bpk..kpk..ham.. ini peraturan mengada2...
Petugas: maaf bapak.. hanya itu yg bisa saya bantu.. selanjutnya terserah anda..
Wakepo:(bersungut2).. kalau memang tdak bisa terbit..siapa yg ganti tiket pesawat saya pulang pergi (didalm hati saja)
Wakepo: pokoknya urusan ini belum selesai..






Baca baik2 pp 74 tahun 2008 disitu ada hak dan kewajiban guru yg harus dipenuhi jika ingin mendapatkan hak..
Hak dan kewajiban harus berimbang..

#anemahginiorangnya
#berburupermendikbud46tahun2016


Saturday, September 3, 2016

Wakepo belum syncron

Wakepo bingung... jadi ops..
Wakepo datang jauh dari ujung banten... ke jakarta untuk menemui admin tunjangan...

Di jakarta bukan admin tunjangan yg berhasil ditemuinya.. dia cuma bisa ketemu dengan petugas ult..

Wakepo : selamat siang mas.
Petugas : siang pak..
Wakepo : boleh saya ketemu admin tunjangan..
Petugas : bapak dari dinas mana..
Wakepo : saya operator sekolah mas...
Petugas : wah kalau operator sekolah disini saja pak.. kalau operator tunjangan boleh ke admin pak...
Wakepo : oh...begitu ya....
Petugas : ada masalah tunjangan pak?
Wakepo : tidak jadi aja mas... saya cuma mau sampaikan ini ke admin tunjangan...
Petugas : ohh.. ya sudah...

Wakepo masih penasaran mau ketemu dengan admin tunjangan..
"Orang pusatkan ga bakal tau saya ops atau op tunjangan.. bilang aja saya op tunjangan.. kan beres.. pasti bisa masuk...saya memang cerdas" pikir wakepo dalam otaknya yg brilian...

Wakepo datang menemui satpam didepan ruangan admin tunjangan..
Wakepo : siang mas.
Satpam : siang pak... ada yg bisa saya bantu..
Wakepo : saya mau ketemu admin tunjangan..
Satpam : ada surat tugasnya pak..
Wakepo : waduh surat tugasnya sudah saya serahkan ke ult didepan sana pak..
Satpam : ada surat pengantar dari ultnya pak?
Wakepo : saya ga minta tadi... buru2 langsung aja saya kesini...
Satpam : wah.. tidak bisa masuk pak.. yang diizinkan masuk cuma orang dinas dan pengelola tunjangan pak...
Wakepo : saya dari dinas mas... saya operator tunjangan... ini saya bawa berkas banyak masalah tunjangan ( sambil memperlihatka. Berkas yang dibawanya)
Satpam : tapi pak... yg bukan pengelola ga bisa pak...
Wakepo : mas masih ga percaya sama saya... coba liat.. bagian sebelah mana yg meragukan mas.. saya ini asli operator tunjangan mas...
Satpam : (dilihatnya dari bawah sampai atas) baik pak.. nanti saya sampaikan kedalam..
Wakepo: (didalam hati) hehehe kena lo gw tepu...
Satpam masuk kedalam ruangan....
Dua menit kemudian...
Satpam : silahkan masuk pak....
Wakepo: terima kasih mas.... (dalam hati) wakepo di lawan....
Wakepo menunggu diruang tunggu.. bersama dengan operator tunjangan dari berbagai kabupaten/kota lainnya.
Akhitnya tiba giliran wakepo masuk kedalam ruang admin..
Wakepo : siang mas... (semua orang dipanggil mas)..
Admin : siang pak.. ada yg bisa saya bantu..
Wakepo : saya mau ketemu mas nazar...
Admin : mas nazar ga ada pak.. besok mungkin baru masuk.. sedang dinas luar.
Wakepo : bisa ketemu yang lainnya..
Admin : mau ketemu siapa...
Pelajaran pertama jangan pernah memilih ketemu siapa utk urusan yg bisa dikerjakan banyak orang.. tapi temui siapa yg bisa membantu masalah yg kita punya...
Wakepo : wah siapa ya...
Admin : bapak dari mana?
Wakepo : saya dari banten...(semangatnya mulai timbul kembali)
Admin : mau urus data berapa orang...
Wakepo : banyak mas... satu banten.
Admin : wah banyak ya...
Wakepo : iya pak..
Admin : coba buka simtunnya..
Wakepo : (buka laptop).. alamatnya dimana ya pak..
Admin : lah... bapak op simtun bukan..
Wakepo : (aga gelagapan).. iya pak saya lupa urlnya... (wakepo masih ngeles)
Admin : oh.... coba pakai url ini...(sambil menyebutkan url simtun)
Wakepo : terima kasih mas...
Admin : kalau bukan op simtun ga bisa disini pak.. kalau ops masalah dapodik ada di ult..
Wakepo : iya mas.. (sambil bingung isi user id dan password simtun)
Admin : sudah login pak...
Wakepo : saya lupa password dan useridnya mas..
Admin : ooh... jadi selama ini anda lupa pak...
Wakepo: biasanya temen saya yg akses mas...
Admin : (ambil hp dan buka daftar nomor kontak) halo.. ini admin.. mau konfirmasi..anda menugaskan op tunjangan atas nama wakepo untuk konsultasi data..
Suara hp : op tunjangan di kabuoaten kami tidak ada yg namanya wakepo mas...
Wakepo : (beresin laptop dan berkas yg dibawa)
Admin: bapak... kalau mau urus data tidak usah berbohong... semua ada jalurnya.. disini khusus utk op tunjangan yg spesifik masalah tunjangan dan yg di konsultasikan tidak 1-2 orang.. khusus utk ops ada tempatnya di ult.. disana juga bisa urus data tunjangan...
Wakepo: saya cuma mau tanya kapan batas akhir syncron mas...
Soalnya saya belum selesai entri data...
Admin: ih.. kalau itu jawabannya panjang...
Kapan anda mulai... kapan selesai... itulah awal dan akhir syncron...
Jila belum mulai kapan bisa selesai...

#anemahginiorangnya

Wakepo jadi gtt..


Suatu hari di sekolah dasar negeri di pojokan banten...
Wakepo bingung kenapa sktpnya untuk periode januaru-juni sampai bulan agustus kok belum terbit juga.. dengan perasaan dongkol dia datang keruang kantor.. tempat mukidi menyelesaikan segala tugasnya sebagai ops..

Wakepo : kidi.. kenapa sktp saya belum terbit juga sampai sekarang... (sambil gebrak meja.. untung mejanya ga belah dua...)
Meja : kreyek...kryek.. (mejanya udah tua... goyang2 saat tangan wakepo mendarat di mukanya)... payah wakepo.. masa marah sama mukidi gw yg di tabokin...(kira2 begitulah kata simeja)
Mukidi : oh..ahh..uh.. kenapa pak?
Wakepo : kamu ga bener entri dapodik... masa sktp saya sampe sekarang ga terbit2...
Mukidi : sudah bener semua pak.. sesuai data yg bapak berikan.. liat aja dapodiknya nih...
(Mukidi menunjukan layar laptop ke depan wakepo)
Wakepo : (meneliti.. menelaah..menimbang dsb).. lah ini kenapa status kepegawaian saya sebagai honor sekolah... saya kan guru tidak tetap.. saya akan laporkan kamu ke polisi.. sudah isi data tdk sesuai dengan keadaan sebenarnya...
Mukidi : (bingung..).. itu hasil arahan orang pusat pak..
Wakepo : kamu pernah ketemu orang pusat..
Mukidi : ga pernah sih..
Wakepo : lah tadi kamu bilang atas arahan orang pusat...
Mukidi : iya pak.. itu kata kakadatdik kabupaten pak...
Wakepo : ga bener ini.. saya mau temui orang yg harus bertanggung jawab ini... hayo kamu ikut saya..
Mukidi : kemana pak...
Wakepo : saya mau labrak.. siapa tadi kamu bilang... kk data dik... dia ini laki2 atau perempuan?.. kok dipanggil kk
Mukidi : dia laki2 pak... badannya tegap.. rambutnya cepak.. mantan angkatan pak... kemaren ada juga yg protes kesana marah2... diplototin jatuh pingsan pak..
Wakepo: (mengernyitkan dahi).. hmmm.. ya udah kamu saja kesana tanya kenapa harus isi honor sekolah...
Mukidi: (terbersit dalam pikirnya... enak aja udah marah2.. nyuruh2 lagi).. wah jangan pak.. sebaiknya dengan bapak.. nanti saya salah ngerti lagi... kalau sama bapak.. nanti bapak bisa lebih jelas...
Wakepo : ah kamu... ok..kita kesana.. pakai motor kamu ya...
Mukidi: boleh pak.. tapi biasanya saya jam segini udah ngojek pak.. jadi nanti di hitung ojek ya...
Wakepo : ahh.. ga usah.. pakai motor saya...
Mukidi: tapi saya ga ngojek ya.. jadi ga ada tagihan ya...

Akhirnya mereka berangkat ke dinas kabupaten.. menemui kk datadik...

Wakepo : selamat siang pak..
Kkdatadik : siang juga pak.. tumben mau datang kesini.. ada apa ya..
Wakepo : ini si muki masa isi data dapodik saya ga bener..
Kkdatadik: kenapa?
Wakepo: saya ini sudah mengabdi sama negara lebih dari 15 tahun... dia isi sembarangan saja data saya di dapodik..
Kkdatadik: emang si muki isi apaan yang ga bener?
Mukidi: (diam duduk dipojok... mukanya memelas.. takut campur khawatir )
Wakepo : (sambil tunjuk2 kearah mukidi..) dia isi status kepegawaian saya honor sekolah... saya ini guru tidak tetap pak.. ada sk pengangkatannya... jelas.. bukan abal2..
Kkdatadik: ada suratnya pak...
Wakepo: wah saya tidak bawa pak..
Kkdatadik: ooh... kapan suratnya dibuat... yang terakhir...
Wakepo: suratnya cuma satu pak.. saat saya masuk dulu...
Kkdatadik: udah lama ya pak..
Wakepo: iya.. ya udah 15 tahunan..
Kkdatadik: tidak ada surat pembaharuan pak..
Wakepo: tidak ada... cuma itu saja..
Kkdatadik: masih ada suratnya pak?
Wakepo: masih-masih..  saya simpen dengan baik dirumah...
Kkdatadik : kalau boleh tau... yang tanda tangan suratnya siapa pak...
Wakepo: pejabat yg berwenang disekolah pak.. pak kepala sekolah...
Kkdatadik:: oooh... maaf ya pak... status bapak memang guru tidak tetap di sekolah.. karena masih diangkat oleh kepala sekolah... didalam dapodik jika sk pengangkatan yang tanda tangan adalah kepala sekolah maka sebutannya adalah guru honor sekolah... yang dimaksud gtt di dapodik adalah sk pengangkatannya minimal di tandatangani oleh bupati atau walikota... dan sumber gajinya harus dari apbd..
Kalau ada sk pengangkatan di tanda tangan bupati tapi sumber gajinya bukan dari apbd/apbn... tetapi masih pakai dana bos.. juga belum valid gttnya...
Selain itu sk gttnya juga harus di konfirmasi perpanjangannya setiap tahun ke bagian tunjangan.. bahwa sk tsb masih diperpanjang.. jika belum konfirmasi.. status gttnya jadi tidak valid...
Konfirmasinya ke bagian tunjangan pak...
Bapak juga harus kasih sknya ke ops.. agar entrian datanya tidak salah...

Mukidi: (mukanya mulai cerah.. darah sudah mengalir lagi) jadi saya ga salah isi ya pak...
Kkdatadik: ga muk... kamu bener ngisinya..
Mukidi: pak wake juga belum kasih saya berkasnya...
Kkdatadik: lah kalo belum dikasih berkasnya.. kamu isi pakai apa dasarnya...
Mukidi: hehehe...
Kkdatadik: kalo belum dikasih... jangan isi senbarangan ya..
Wakepo: status saya honor sekolah... buat apa juga kasih berkas... (sambil berdiri dan balik badan ketempat parkiran ambil speda motor cabut pulang)
Mukidi:pak.. saya jangan ditinggal...
Wakepo: kalo mau bareng bayar ongkos...
Mukidi:😭😭

#maaf
#anemahginiorangnya

Wakepo ops penerima sktp

Lain mukidi lain lagi wakepo.. tapi punya cerita yang hampir mirip...
Singkat cerita di pojok banten hiduplah seorang ops yang juga seorang penerima sktp...
Dia sedang bingung dengan sktp yang diterimanya... gaji pokoknya ko cuma 1,5 jt.. padahal dia sudah golongan 3d... harusnya diataa 3 jt...
Dia inget cerita mukidi.. jadi dia ga berani ngelabrak kepala dinas..

wakepo : untung gw opeator... bisa gw liat sendiri dapodiknya...

dia bolak balik dapodiknya diliat..di teliti.. di telaah... semua entriannya... ga ada yang salah semuanya bener...
Ga berhasil cari jawaban didapodik lokal..yang ada dilaptopnya...
Dia buka manajemen dapo... dia berhasi login..

Wakepo : gw kan operator masa gitu aja bingung.. banyak jalan menuju roma...

Dia liat semua isian yg ada di manajemen dapo...diliat..diteliti.. ditelaah.. semuanya sama dengan dapodik lokalnya...tandanya sudah berhasil syncron dengan baik...

Di manajemen dapo ga dapet jawaban.. mulai lah dia mulai suuzon.. "ini pasti admin simtunnya sentimen nih"...

Wakepo ambil speda motornya.. ditenteng tas laptopnya... ngacir kekabupaten kota..

Wakepo : slamat siang mas... (sopan.. ga marah2.. karena wakepo bukan tim sukses bupati)
Admin : siang pak... ada yg bisa dibantu....
Wakepo : mau tanya mas...
Admin : monggo pak... apa yg mau ditanyakan?
Wakepo : kenapa ya sktp saya kok cuma 1,5
Admin : bapak liatnya dimana..
Wakepo : disktp yg dishare admin pak...
Admin : oh... bapak sudah liat data dapodiknya
..
Wakepo : sudah pak.. datanya sudah saya entribdengan benar kok mas.. semua sudah sesuai dengan berkas yg legal pak..
Admin : ooh.. Sudah lihat info gtknya pak?
Wakepo : sudah pak... cuma memang aneh pak
Masa golongan dan masa kerja saya kosong.. pasti servernya ga bener pak...
Admin : bapak sdh isi pangkat golongan bapak dan masa kerjanya..
Wakepo : sudah pak.. saya yang masukin sendiri pak.. saya kan opsnya...
Admin : sudah isi riwayat kepangkatan dan riwayat kgbnya??
Wakepo : sudah pak... sdh saya isi sesuai dengan sk kgb dan keangkatan terakhir pak... kebetulan sknya sama-sama terbit di bulan maret tahun ini pak...
Admin : hmmm.. di riwayat kepangakatan dan kgb sk taun betapa saja yg bapak masukin?
Wakepo : ya sk yg terakhir saja pak.. saya perbaiki isian sebelumnya yg terbit di tahun 2014...
Asmin : ooh... jadi masing2 cuma ada 1 record..
Wakepo : iya pak...
Admin : lah.. namanyakan riwayat pak.. kenapa cuma 1 record saja..
Wakepo : kan yg dipake yg terakhir saja pak.. yg sebelumnya kan sdh tidak dipake.. buat apa di isikan...cuma menuhin server saja... bikin server lelet pak.
Admin : oh.. gitu ya...
Wakepo : iya pak... saya kan ops pak.. jadi tau kalo server penuh jadi lelet.. kasian temen2 ops yg lain jadi susah syncron...
Admin : (senyum2).. bapak sdh tau belum kalau gtk untuk tunjangan profesi yang diambil adalah gaji pokok dari kgb dan kepangkatan yang tmtnua sebelum bulan januari tahun ini...
Wakepo : (bingung).. oh gitu ya..
Admin : kalau saja riwayat kgb dan kepangkatannya tidak cuma 1 record.. mungkin gapoknya tidak 1,5... karena yg diambil tmt sebelum jamuari dan datanya tidak ada..jadi sistem menganggap bapak ga pumya gaji pokok... jadi disamakan dgn non pns 1,5..
Wakepo : (bingung dan bengong)
Admin : bapak sudah cek bank belum...
Wakepo : belum...
Admin : coba bapak cek di bank.. yg masuk kerekening berapa duit...
Wakepo : baik pak... (sambil ngibrit pulang)

Singkat cerita wakepo udah ke bank dan kembali ke dinas

Wakepo : pak.. saya sudah cek rekening..dan dananya sudah masuk pak...
Admin : alhamdulillah.
Wakepo: tapi kok besaranya bukan 1,5 ya
Admin : berapa pak?
Wakepo : kalo di hitung.. perbulannya 3 jt lebih..
Admin : sesuai gapok ga pak..
Wakepo: Setelah pajak.. iya pak sesuai.. apa nanti tidal di tarik ulang pak.. kan ga cocok dengan gapok yg di sktp.
Admin: kami membayarkan sesuai dengan gapok bapak sebelum januari... pada sktp diktum ke 5.. kami boleh menyesuaikan pembayran dilengkapi dgn bukti fisik..jadi tidak menyalahi aturan...
Wakepo : ooooooh.

#anemahginiorangnya
#pegelnulisnyakepanjangan

Mukidi jadi penerima sktp..


Mukidi marah2 karena sktp yg diterimanya tidak sesuai dengan gaji pokoknya...
Dia datang ke dinas kabupaten..
Singkat cerita mukidi tiba didalam ruangan kepala dinas... disana dia mencak2... serasa kepala dinas adalah bawahannya... selidik punya selidik mukidi emang orang kepercayaan bupati nomor satu... maklum pilkada baru selesai dan bupati baru aja dilantik... mukidi adalah tim sukses buoati terpilih..
Karena merasa orang penting..
Mukidi : bapak.. bagaimana ini.. tunjangan profesi saya sudah dibayar telat kurang pula jumlahnya... swtiap tahun selalu saja tidak sesuai jumlahnya...
Kepala dinas : emang gaji pokok bapak berapa?
Mukidi : sekian rupiah... (sambil mengeluarkan kwitansi pembayaran gaji...).. coba liat.. disitu tertera sekian.. masa dibayar cuma segini.. (sambil menunjukan buku tabungan).. kurangnya kemana...
Kepala dinas : yg bapak maksud yg mana?
Mukidi : ini... (sambil menunjuk angka pada kwitansi pembayaran gaji pada bagian total gaji diterima)..
Kepala dinas : hmmmm (pura2 meneliti sambil senyum2 simpul)..
Mukidi : kenapa senyum2.. saja..
Kepala dinas : pak mukidi.. ini adalah total gaji yg diterima bulan ini... bukan gaji pokok...
(Mengambil sesuatu dari mejanya).. coba liat ini... ini tabel gaji pokok... liat golongan bapak berapa.. masa kerja bapak berapa.. nah ini angka gaji pokoknya.
Pembayarannya adalah gaji pokok dikali 3 bulan di kurang pajak... coba pak mukidi hitung.. sama ga dengan yg ada di buku bank??
Mukdi : (bingung sambil menghitung2 dgn jari tangannya.. membolak balik buku tabungannya)
Sama pak..
Kepala dinas : lalu kurangnya berapa?
Mukidi : ga ada pak??

#anemahginiorangnya

Mukidi jadi op simtun...


Mukidi : selamat siang mas..
Admin : siang pak... ada yg bisa di bantu?
Mukidi : iya pak... ada guru saya ga masuk di simtun pak... padahal datanya sudah valid...
Admin : ooh.. validnya dimana pak? (Sambil garuk2 kepala.. bingung sdh valid tapi kok ga ada disimtun)
Mukidi : disistem mas..
Admin : sistem yang mana pak...
Mukidi : didapodiknya valid pak...
Admin : oooh... kok tau sdh valid... yang valid apanya pak?
Mukdi : valid isianya mas.. udah sesuai semua dengan berkas...
Admin : ooh... bapak kk datadik atau op simtun?
Mukidi : saya op simtin mas..
Admin : trus datanya ada disimtun?
Mukidi : tdk ada mas...
Admib : datanya valid?
Mukidi : valid mas..
Admin : kok ga ada data bisa valid...
Mukidi : (bingung)
Admin : (bengong)... begini pak.. bapak sdh entri belum data kelulusannya di simtun...
Mukidi : belum mas...
Admin : entri dulu.. nanti akan divalidasi.. selama proses validasi data memang blom masuk ke simtun.. setelH semua berkas yg diperlukan maauk kesistem dan dianggap valid baru datanya masuk sistem... yang validasi adalah admin simtun pak...
Kalau data dapodik dinyatakan valid jika data kelulusan sama dengan entrian dapodik baru valid dapodiknya..

#yakin_banyak_yang_ga_mudeng
#anemahginiorangnya
#yangnulisjugabingung

Mukidi jadi ops...


Mukidi : pak kapan gtk ambil data dapodik utk semester ini...
Org gtk: mmm...(baru mau jawab)
Mukidi : kapan terakhirnya??
Org gtk : mmm (baru mau jawab)
Mukidi : saya belum selesai isi dapodiknya pak..
Org gtk : emang berapa pak siswa barunya?
Mukidi : cuma 20 orang pak..
Org gtk : ooo... kapan mulai dientrinya?
Mukidi : belum sempat pak...
Org gtk : oooh.. banyak tugas ya..
Mukidi : tidak sih.. cuma blom ingin saja...
Org gtk : oh... gitu ya... gtk narik data dari bulan januari pak... dan sudah betakhir tgl 30  pak...
Mukidi : waduh saya telat ya pak...
Orh gtk: tidak pak... anda tidak telat...tapi anda belum mulai...

Selamat buat mukidi-mukidi yg lain...
Salam dan salut...
Selamat mengejar kereta yg sedang jalan...
Yanh memgalami susah syncron.. semoga selalu diberikan kesehatan dan kesabaran..
Yg sdh berhasil syncron selamat...
Yg belum dapat honor saya ga bisa comment..

#anemahginiorangnya

Sunday, July 17, 2016

SKTP ditahun ajaran 2016/2017 apa kabar?

Minggu  17 juli 2016

Alarm HP moto ku berdering menjerit tak henti menunggu sentuhan lembut jari jemari  untuk  menghentikannya. Jam 3.00 wib, waktu pengingat bangun sahur, sahur-sahur ayo bangun sahur gisedikit lagi imsak begitu kira-kira si moto berteriak. Hai halo ini udah bulan syawal man, waktu sahur sudah lewat kecuali yang mau syawalan.  Ternyata alarm sisa ramadhan belum disetting ulang.

Mata sudah melek, kantuk juga terbang entah kemana, bingung mau lakukan apa.  Keluar kamar liat tumpukan buku yang baru dibeli istri tercinta untuk persiapan anak-anak memulai tahun ajaran baru 2016/2017 senin 18 Juli 2016. Inget masuk sekolah anak, jadi inget surat Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk dibacakan saat pertama masuk sekolah, jadi inget juga kalau tanggal 18 Juli 2016 harus antar anak masuk sekolah dihari pertama masuk sekolah, trus inget juga surat edaran Pak Menteri tentang mengantar anak di hari pertama masuk sekolah. Tapi sikaka dan siabang sudah masuk tanggal 16 Juli 2016, juga diantar. Karena si Kakak dan si Abang masuk pondokannya tanggal 16 Juli dan juga wajib diantar orang tua.  Bang Uko masuk kelas 6, tidak mau diantar, dia bilang sudah besar bisa sendiri kaya anak TK aja diantar. Bang Jhu juga tidak jauh beda, sekarang bang jhu sudah kelas 3 udah malu kalo dianter kesekolah. Jadi bagaimana?

Cuma dede Iqsi yang tidak komentar apa-apa, jadinya antar dede iqsi saja kesekolah di hari pertama masuk sekolah. Kebetulan sekolah dede iqsi tidak jauh-jauh dari rumah, cukup turun tangga belok kiri 5 langkah sudah sampai di sekolah. Dede iqsi bapak siap antar dede setiap hari (hehehe).

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana caranya orang tua yang memiliki anak lebih dari 2 orang dan semuanya sekolah di tempat yang terpisah?

Inget SE Pak Menteri jadi inget Peraturan Menteri juga, ada dua Permen yang harus di jalankan, dinikmati dan dirasakan pada tahun ajaran 2016/2017 ini, baik yang terkait langsung dengan aturan penerbitan SK tunjangan profesi maupun yang tidak langsung mengatur penerbitan SKTP tapi dapat mempengaruhi terbitnya SKTP.

Sudah baca dan memahami Permendikbud no. 17 tahun 2016? Sudah tahu isi permen tersebut tentang apa? Kalau sudah baca Alhamdulillah berarti sudah tahu harus bagaimana menyikapi permen tersebut, mudah-mudahan mudah mengunyahnya dan nikmat dirasakannya.

Jika belum, permendikbud no. 17 tahun 2016 itu “Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Dan Tambahan Penghasilan Bagi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah”

Dalam pasal 2 disebutkan “Petunjuk teknis penyaluran Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan bagi guru pegawai negeri sipil daerah bertujuan untuk memberikan pedoman bagi Pemerintah daerah dalam penyaluran Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan bagi guru pegawai negeri sipil daerah.”

Jadi jelas bukan kalau di permen 17 inilah aturan penerbitan SKTP di tetapkan. Kita baru baca pasal 2, bagaimana dengan pasal yang lainnya ? silahkan dibaca selengkapnya  ya…  kalau bingung nyarinya nih saya sematkan http://gtk.kemdikbud.go.id/post/petunjuk-teknis-penyaluran-tunjangan-profesi-dan-tambahan-pengha.

Kriteria penerima Tunjangan Profesi sebagai berikut :

  1. guru yang mengajar pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru pendidikan agama.
  2. pengawas PNSD yang melaksanakan tugas kepengawasan pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 
  3.  memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik yang telah diberi satu Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Setiap guru hanya memiliki satu NRG walaupun guru yang bersangkutan memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik.
  4. memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  5.  bertugas pada satuan pendidikan yang memiliki rasio peserta didik terhadap guru di satuan pendidikan sesuai ketentuan pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru mulai tahun pelajaran 2016/2017. 
Pada lampiran I permendikbud 17 tahun 2016 tersebut salah satu point menyebutkan tentang rasio peserta didik terhadap guru. Hal tersebut di tegaskan karena amat PP 74 tahun 2008 mulai diberlaku efektif tahun ajaran 2016/2017.


Pada pasal 17 PP 74 tahun 2008 disebutkan :

Guru Tetap pemegang Sertifikat Pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar di satuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap Gurunya sebagai berikut:
a.       untuk TK, RA, atau yang sederajat 15:1;
b.      untuk SD atau yang sederajat 20:1;
c.       untuk MI atau yang sederajat 15:1;
d.      untuk SMP atau yang sederajat 20:1;
e.      untuk MTs atau yang sederajat 15:1;
f.        untuk SMA atau yang sederajat 20:1;
g.       untuk MA atau yang sederajat 15:1;
h.      untuk SMK atau yang sederajat 15:1; dan
i.         untuk MAK atau yang sederajat 12:1.

Ini bukan peraturan baru, PP 74 tahun 2008 sudah ada sejak tahun 2008, sesuai dengan namanya. Tetapi memang banyak yang belum mengetahuinya. \kok bisa? ya,.. karena pesona hasil pp 74 ini begitu luar biasa yaitu tunjangan profesi guru. Karena besarnya pesona itulah sehingga isi dari peraturan tersebut sebagian dilupakan. Permendikbud 17 tahun 2016 hanya menegaskan bahwa PP 74 tahun 2008 tentang rasio peserta didik dan guru akan segera diterapkan secara efektif tahun ajaran 2016/2017.

Jelas bukan berapa rasio yang harus dipenuhi oleh sekolah jika para  gurunya mau mendapatkan SKTP? Tapi perlu diingat bahwa peraturan tersebut tidak berdiri sendiri ada peraturan lainnya yang saling berkaitan yang juga harus dilaksanakan. Peraturan terbaru tentang “Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah


Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah yang merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan. Dengan diberlakukanya    Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

bahasan lebihnya nanti ya,... 
#anemahginiorangnya

Wednesday, April 13, 2016

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 3: SMK KTSP)

sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Pembelajaran SMA sudah kita bahas beberapa minggu lalu.
Sekarang saya mencoba akan membahas tentang batasan-batasan entrian dapodik dan klasifikasi mata pelajaran pada jenjang SMK dengan kurikulum KTSP.

Pada umumnya pembelajaran SMA dan SMK pada kurikulum SMK tidak banyak perbedaan cara pengisiannya di dapodik. Walaupun mungkin proses pembelajaran itu sendiri di dalam kelas akan banyak perbedaan. Saya tidak melhat proses belajar mengajar dikelas, tapi yang saya bahas berikut adalah bagaimana cara mengisi dapodik sekolah agar data yang dikirim ke server dapodik pusat bisa sesuai denga aturan dan batasan-batasan validasi.

Sama seperti SMA, selain linieritas bidang studi yang diajarkan dengan sertifikat pendidik, syarat lain yang harus dipenuhi agar jumlah jam linier tidak berangka 0 adalah komposisi pengaturan jadwal mengajar. 
Jumlah jam belajar dalam sebuah rombel tidak boleh melebihi ketetapan yang telah di tentukan, masing-masing jenjang dan tingkat kelas jumlah maksimum jam belajar perminggu tidaklah sama.

Ada beberapa jenis kelompok mata pelajaran (saya menyebutnya jenis jjm, jadi kalo nanti saya salah ketik merujuk kesini ya). Jenis kelompok mata pelajaran yang ada pada kurikulum SMK KTSP akan berbeda juga untuk SMK K13, jenisnya adalah :
  1. Wajib/Umum 
  2. Peminatan/Jurusan.
  3. Tambahan Wajib.
  4. Tambahan

1. Wajib/Umum

Kelompok mata pelajaran ini adalah kelompok mata pelajaran yang wajib diajarkan pada jurusan dan tingkatan tertentu. jumlah maksimum JJM wajib adalah sbb :

Jumlah jam pada kelompok mata pelajaran wajib tidak boleh melebihi dari 24 jam, tetapi jumlah jam pada masing-masing mata pelajaran tidak harus mutlak mengikuti angka-angka yang tertera seperti digambar diatas.
Pada jenjang SMK jumlah jam pada masing-masing mata pelajaran dapat disesuaikan dengan program pembelajaran yang dibuat dimasing-masing sekolah, tetapi kebebasn pengaturan jumlah jam pada masing-masing mata pelajaran tersebut dibatasi dengan jumlah maksimum yang dapat diterapkan pada masing-masing kelompok mata pelajaran.

Dalam pengisian dapodiknya, kelompok mata pelajaran wajib harus dimasukan kedalam kelompok mata pelajaran wajib/umum.
sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm wajib melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.

2. Kelompok Matapelajaran Peminatan/Jurusan

Kelompok mata pelajaran ini adalah kelompok mata pelajaran sesuai dengan jurusan yang dipilih, masing-masing jurusan memiliki mata pelajaran yang berbeda walaupun mungkin ada beberapa matapelajaran yang sama. 
Jumlah maksimum JJM peminatan/jurusan adalah sbb :

Pengisian pada aplikasi dapodik harus sesuai dengan kelompok mapel masing-masing. Dasar kejuruan dan mata pelajaran kejuruan harus dimasukan dalam kelompok peminatan.
Pengisian mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kelompok mata pelejaran tersebut akan menyebabkan ketidak normalan pada kelompok mata pelajaran lainnya.
Contoh :
Guru X mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia, seharusnya guru X tersebut karena memegang mata pelajaran wajib dimasukan dalam kelompok matapelajaran wajib/umum. Tetapi operator salah memilih kelompok mata pelajaran, dimasukannya guru X tersebut kedalam kelompok mata pelajaran kejuruan.
Dalam kasus ini data si guru X yang ada di kelompok matapelajaran kejuruan akan menyebabkan ketidak normalan kelompok mata pelajaran kejuruan, jika jumlah jam di kelompok kejuruan melebihi dari batas maksimum yg telah ditetapkan.
Sama seperti jenis jjm wajib, jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm peminatan melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.


3. Kelompok Matapelajaran Tambahan Wajib

Kelompok mata pelajaran tambahan wajib atau jjm tambahan wajib, kadang masih banyak yang salah memahami. Yang dimakaud dengan tambahan wajib bukanlah sesuatu yang di wajibkan, tetapi satu pilihan yang boleh diambil oleh sekolah jika ada mata pelajaran yang kurang mencukupi jumlah jam belajar perminggu sesuai dengan aturan kurikulum.

Jumlah jam yang boleh di tambahkan pada kelompol tambahan wajib maksimum cuma 4 jam. Angka 4 jam ini tidak untuk satu mata pelajaran, tapi untuk jumlah jam seluruh mata pelajaran yang dimasukan dalam kelompol mata pelajaram tambahan wajib.


Dalam pengisian dapodiknya, mata pelajaran yang menambah jam diluar jumlah jam kurikulum yang ditentukan harus dimasukan kedalam kelompok mata pelajaran wajib tambahan.
sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.


Sama seperti jenis jjm wajib, jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm tambahan wajib melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.


Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.

4. Tambahan 

Masalah yang timbul dilapangan kemudian adalah adanya mata pelajaran yang diajarkan disekolah tetapi tidak ada matapelajaran didalam kurikulum, seperti matapelajaran kedaerahan atau kekhususan sebagai ciri khas.

Untuk matapelajaran tersebut dimasukan dalam kelompok matapelajaran tambahan. 
Kelompok matapelajaran tambahan tidak berpengaruh apapun terhadap penghitungan jam pada rombel.


Monday, April 4, 2016

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 2: SMA K13)

sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Pada buku panduan sukses dapodik SMA/SMK disebutkan, bahwa kurikulum SMA 2013 diambil berdasarkan permendikbud 59 tahun 2014
Daftar Mapel yang di tampilkan pada jendela pembelajaran Kurikulum SMA 2013 mengacu pada Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas
Jika pengisian sudah mengikuti rambu-rambu tersebut, maka seharusnya data yang dientrikan valid. selanjutnya yang harus di validasi di server GTK hanyalah linieritas mata pelajaran yang diajarkan dengan bidang studi sertifikasinya.

Seorang guru bisa dikatakan linier jika dia mengajar matapelajaran yang terdapat dalam daftar kurikulum dan sesuai dengan sertifikat pendidiknya.

Pada kurikulum SMA 2013 keompok mata pelajaran masih sama dengan kelompok mata pelajaran pada kurikulum SMA KTSP, perbedaan yang klihatan adalah kelompok mata pelajaran wajib. pada kelompok matapelajaran ini dibagi menjadi 2, yaitu kelompok A dan Kelompok B. Walaupun sebenarnya disistem tetap dianggap sama.

Pada SMA 2013 kelompok mata pelajaran tambahan wajib sedikit berbeda dengan SMA KTSP. Jika pada SMA KTSP sekolah bisa mengalokasikan 4 jam tambahan matapelajaran pada masing-masing rombel, pada kurikulum SMA 2013 cuma bisa 2 jam.
Alokasi jam tambahan wajib pada SMA 2013 awalnya hanya diperbolehkan untuk matapelajaran mulok, baik mulok bahasa daerah maupun mulok potensi daerah (untuk mata pelajaran mulok Insya Allah dibahas pada bahasan lain).

Pembagian kelompok mata pelajaran pada SMA 2013 adalah sebagai berikut :

  1. Wajib
    • Kelompok A
    • Kelompok B
  2. Peminatan/Jurusan
  3. Tambahan wajib
  4. Tambahan
  5. Lintas Minat

1. Kelompok Matapelajaran Wajib

Kelompok Mata Pelajaran Wajib merupakan bagian dari pendidikan umum yaitu pendidikan bagi semua warga negara bertujuan memberikan pengetahuan tentang bangsa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan kehidupan pribadi peserta didik, masyarakat dan bangsa.Kelompok mata pelajaran wajib dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :
  1. Kelompok A dan 
  2. kelompok B.
Saat proses validasi, kelompok A dan kelompok B tidaklah berpengatuh terlalu besar, sebab jumlah jam kedua kelompok tersebut diakumulasi dan dijadikan satu. 


Jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm wajib melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.

2. Kelompok Matapelajaran Peminatan

Kelompok mata pelajaran peminatan bertujuan:
(1) untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam sekelompok mata pelajaran sesuai dengan minatkeilmuannya di perguruan tinggi, dan
(2)  untuk mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu atau ketrampilan tertentu.

Kurikulum SMA dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan Kelompok Peminatan dan pilihan Matapelajaran antar Kelompok Peminatan (Lintas Minat).

Jumlah maksimum JJM peminatan/jurusan adalah sbb :


Sama seperti jenis jjm wajib, jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm peminatan melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.

3. Kelompok Matapelajaran Tambahan Wajib

Pada SMA 2013 kelompok mata pelajaran tambahan wajib sedikit berbeda dengan SMA KTSP. Jika pada SMA KTSP sekolah bisa mengalokasikan 4 jam tambahan matapelajaran pada masing-masing rombel, pada kurikulum SMA 2013 cuma bisa 2 jam.
Alokasi jam tambahan wajib pada SMA 2013 awalnya hanya diperbolehkan untuk matapelajaran mulok, baik mulok bahasa daerah maupun mulok potensi daerah (untuk mata pelajaran mulok Insya Allah dibahas pada bahasan lain).



Sama seperti jenis jjm wajib, jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm tambahan wajib melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.

4. Tambahan 

Masalah yang timbul dilapangan kemudian adalah adanya mata pelajaran yang diajarkan disekolah tetapi tidak ada matapelajaran didalam kurikulum, seperti matapelajaran kedaerahan atau kekhususan sebagai ciri khas.
Untuk matapelajaran tersebut dimasukan dalam kelompok matapelajaran tambahan.
Kelompok matapelajaran tambahan tidak berpengaruh apapun terhadap penghitungan jam pada rombel.

Guru yang matapelajarannya masuk dalam kelompok matapelajaran tambahan tidak akan dihitung jumlah jam mengajarnya untuk kepentingan apapun di GTK. Jika guru PNS yang masuk dalam kelompok matapelajaran tambahan, maka angka kredit si guru tentu tidak akan bisa tercapai, sebab jumlah jam mengajar yang disyaratkan dalam proses penilaian angka kredit bagi seorang guru adalah jumlah jam mengajar minimal 24 jam perminggu.
Kasus yang pernah terjadi, guru yang mengampu mata pelajaran tertentu ditempatkan di kelompok matapelajaran tambahan adalah karena kelebihan guru. Jika guru tersebut dimasukan dalam kelompok matapelajaran wajib atau peminatan maka jumlah jam mengajar yang ada di rombel menjadi tidak normal, karena jumlah jam mengajar perminggu di dalam rombel menjadi lebih besar dari ketentuan yang sudah ditetapan.

Lalu bagaimana dengan guru yang datanya tidak dimasukan dalam dapodik?

5. Kelompok Matapelajaran Lintas Minat

Dalam Kurikulum 2013, peserta didik selain memilih kelompok mata pelajaran (peminatan), mereka diberi kesempatan untuk mengambil mata pelajaran dari kelompok peminatan lain. Hal ini memberi peluang kepada peserta didik untuk mempelajari mata pelajaran yang diminati namun tidak terdapat pada kelompok mataplajaran peminatan.

Guru yang mengajar pada kelompok matapelajaran lintas minat jumlah jam mengajarnya akan diperhitungkan sesuai dengan jumlah jam mengajar dikelas tersebut. Untuk linieritas tetap mengacu pada matapelajaran yang diajarkan dan sertifikasi pendidik yang telah dimiliki guru tersebut.


Sama seperti jenis jjm wajib dan tambahan wajib, jika pengisian rombongan belajar dengan jenis jjm Lintas minat melebihi batasan tersebut, maka rombel tersebut akan dianggap tidak normal. Efek dari ketidak normalan rombel adalah jumlah jam mengajar linier bagi guru yang sudah sertifikasi adalah 0, walaupun guru tersebut sudah mengajar sesuai antara mapel yang diajarkan dengan sertifikasi pendidiknya.
Jika menemui kasus seperti ini, maka berkoordinasilah dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum, Operator sekolah dan para guru yang terlibat didalam rombel tersebut.


Secara keseluruhan jumlah jam pelajaran didalam sebuah rombongan belajar adalah sebagai berikut :


Setelah filter-filter batasan maksimum pada masing-masing kelompok matapelajaran, terakhir adalah melakukan filter batasan maksimum pada jumlah jam rombongan belajara secara keseluruhan.
Filter yang dilakukan tahap terakhir ini hanya untuk lebih memastikan bahwa rombongan belajar tersebut tidak memuat jam belajar siswa melebihi dari batasan yang telah ditetapkan. filter terakhir ini tidak berpengaruh besar jika pada masing-masing kelompok matapelajaran tidak melebihi batasan maksimum yang telah ditetapkan.

Gambaran umum pengisian jumlah jam mengajar pada kurikulum SMA 2013 dapat diuraikan sebagai berikut :
sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.
Belum lengkap dan menyeluruh, tapi harapn saya semoga bisa membantu,..

#anemahginiorangnya