Skip to main content

Mukidi jadi penerima sktp..


Mukidi marah2 karena sktp yg diterimanya tidak sesuai dengan gaji pokoknya...
Dia datang ke dinas kabupaten..
Singkat cerita mukidi tiba didalam ruangan kepala dinas... disana dia mencak2... serasa kepala dinas adalah bawahannya... selidik punya selidik mukidi emang orang kepercayaan bupati nomor satu... maklum pilkada baru selesai dan bupati baru aja dilantik... mukidi adalah tim sukses buoati terpilih..
Karena merasa orang penting..
Mukidi : bapak.. bagaimana ini.. tunjangan profesi saya sudah dibayar telat kurang pula jumlahnya... swtiap tahun selalu saja tidak sesuai jumlahnya...
Kepala dinas : emang gaji pokok bapak berapa?
Mukidi : sekian rupiah... (sambil mengeluarkan kwitansi pembayaran gaji...).. coba liat.. disitu tertera sekian.. masa dibayar cuma segini.. (sambil menunjukan buku tabungan).. kurangnya kemana...
Kepala dinas : yg bapak maksud yg mana?
Mukidi : ini... (sambil menunjuk angka pada kwitansi pembayaran gaji pada bagian total gaji diterima)..
Kepala dinas : hmmmm (pura2 meneliti sambil senyum2 simpul)..
Mukidi : kenapa senyum2.. saja..
Kepala dinas : pak mukidi.. ini adalah total gaji yg diterima bulan ini... bukan gaji pokok...
(Mengambil sesuatu dari mejanya).. coba liat ini... ini tabel gaji pokok... liat golongan bapak berapa.. masa kerja bapak berapa.. nah ini angka gaji pokoknya.
Pembayarannya adalah gaji pokok dikali 3 bulan di kurang pajak... coba pak mukidi hitung.. sama ga dengan yg ada di buku bank??
Mukdi : (bingung sambil menghitung2 dgn jari tangannya.. membolak balik buku tabungannya)
Sama pak..
Kepala dinas : lalu kurangnya berapa?
Mukidi : ga ada pak??

#anemahginiorangnya

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hadir GTK

Semester depan seperti amanat Permendikbud no 10 tahun 2018, hadir gtk efektif di terapkan..Nanti tidak lagi login ,clik kehadiran dan simpan...Harus sudah pakai mesin Finger print. Kecuali TK.

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 3: SMK KTSP)

sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Pembelajaran SMA sudah kita bahas beberapa minggu lalu. Sekarang saya mencoba akan membahas tentang batasan-batasan entrian dapodik dan klasifikasi mata pelajaran pada jenjang SMK dengan kurikulum KTSP.
Pada umumnya pembelajaran SMA dan SMK pada kurikulum SMK tidak banyak perbedaan cara pengisiannya di dapodik. Walaupun mungkin proses pembelajaran itu sendiri di dalam kelas akan banyak perbedaan. Saya tidak melhat proses belajar mengajar dikelas, tapi yang saya bahas berikut adalah bagaimana cara mengisi dapodik sekolah agar data yang dikirim ke server dapodik pusat bisa sesuai de…

Bagaimanakah seharusnya guru BK dan TIK di Dapodik agar SKTPnya tidak bermasalah??

Lama rasanya tidak menulis apapun dalam blog ini,..
Hampir 3 bulan diterlantarkan karena kesempatan menulis yang sangat sulit dicapai,..
Sebelumnya saya mau mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN,..
saya berharap juga semoga tidak ada tekanan bathin,...

Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang bagaimana seharusnya GURU BK dan TIK di tempatkan di dapodikdas, menurut peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang terbaru guru TIK kedudukannya sama dengan dengan GURU BK, yaitu membina dan membimbing siswa minimal 150 orang siswa yang ekwivalen dengan 24 jam, jumlah minimal 150 orang siswa ini diperlukan agar tunjangan profesinya bisa dibayarkan.  Secara teori sebenarnya mudah menentukan seorang Guru BK atau TIK itu bisa memenuhi batas minimum siswa atau tidak, cukup dengan melihat jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut.  Teorinya memang demikian, tapi kenyataanya kenapa masih ada guru BK yang harus terbit SKTPnya di akhir semester?..  Bagi seko…