Skip to main content

Kode sertifikasi 125

Seneng rasanya sudah selesai melakukan sertifikasi guru, lega rasanya hati  karena sudah dapat menyelesaikan dengan baik dan lulus dengan predikat memuaskan. Mungkin begitu perasaan  para guru yang sudah berhasil menyelesaikan sertifikasi guru  pada awal sertifikasi dilaksanakan, saya tidak tahu sebab saya sendiri  sudah tidak lagi menjadi guru yang pasti tidak akan bisa ikut sertifikasi apalagi menerima tunjangan profesi....
Tunjangan profesi selama ini lancar-lancar saja setiap tahun pasti cair dan bisa menikmatinya tanpa cemas untuk tidak dibayar. Kenapa bisa seperti itu? Karena pada awal sertifikasi sampai tahun 2012 pemenuhan syarat tunjangan yang salah satunya adalah 24 jam mengajar  linier antara sertifikat dan mata  pelajaran yang diajarkan masih menggunakan keterangan kepala sekolah sebagai satu-satunya sumber yang dapat dipercaya.
Tetapi ada beberapa sumber pengamat yang memang memantau jalannya pelaksanaan tunjangan profesi mengatakan bahwa tidak mungkin guru yang ada di Indonesia bisa memenuhi mengajar 24 jam mengajar perminggu pada bidang studi yang sama dengan sertifikatnya, sebab diindikasikan bahwa guru di Indonesia sudah berlebih cuma penyebarannya yang tidak merata.  Maaf agak keluar jalur dari judul, tapi ini masih ada benang merahnya dengan kode 125  yang selama ini lancar-lancar saja menerima tunjangan profesi tetapi tahun ini aga sedikit terhambat (terhambat bukan berarti tidak menerima selama mengajarnya sesuai dengan jalurnya).
Kode 125 atau bidang studi lainnya banyak keluar pada awal-awal sertifikasi dimulai yaitu mulai angkatan tahun2006-2008.  Yang tidak saya mengerti adalah kode 125 muncul diangkatan 2010. Kenapa dan apa sebabnya masih belum jelas. Yang pasti apapun sebabnya guru tersebut sudah sertifikasi dan sudah dianggap profesional pada bidang studi tertentu yang perlu diperjelas adalah bidang studi apa yg dimaksud dengan sertifikat tersebut karena masih tertulis disertifikat bidang studi lainnya. Ada dua jenis sertifikat yang dikeluarkan oleh lptk dengan kode 125 yaitu :
1. Ada lptk yang menggunakan kode 125 dan mencantunkan bidang studi lainnya pada sertifikat tanpa ada keterangan bidang studi lainnya yang dimkasud itu bidang studi apa. Sehinga sertifikatnya tidak jelas.
2. Ada juga lptk yang menggunakan kode 125 dan mencantumkan bidang studi lainnya dengan menyebutkan bidang studi yang dimaksud didalam kurung, seperti : bidang studi : bidang studi lainnya (Bahasa inggris)
Untuk kasus yang nomor 2 tentu tidak terlalu bermasalah buat guru, sebab kejelasan bidang studinya sudah ada, hanya linierisasi diaplikasi yang masih belum, sebab kodenya masih 125. Langkah yang harus diambil oleh guru untuk kasus ini tidak terlalu sulit,cukup datang ke operator tunjangan profesi di dinas kabupaten/kota dengan membawa :
A. Scan warna sertifikat
B. Foto copy untuk arsip didinas
C. Keterangan mengajar dari sekolah
Untuk penyesuaian kode bidang studi.
Tetapi untuk kasus yang nomor 1 agak sedikit repot, sebab kejelasn bidang studi yang ada pada sertifikat tersebut tidak jelas, jangankan sistem kita saja bingung sertifikat ini maksudnya untuk bidang studi apa, sehingga pada sistem tunjangan dan info guru statusnya tidak bisa linier. Tapi untuk kasu seperti ini juga memiliki jalan keluar.
Untuk kasus nomor 1, guru harus meminta surat keterangan dari lptk yg mengeluarkan sertifikat bidang studi apa yang dimaksud dalam sertifikat tersebut. Setelah ada surat keterangan dari lptk guru harus menyerahkannya ke pengelola atau operator tunjangan profesi di kabupaten/kota dengan membawa berkas lainnya :
A. Scan sertifikat
B. Scan surat keterangan dari lptk
C. Foto copy sertifikat
D. Foto copy  suratketerangan dari lptk
E.  Surat keterangan mengajar dari sekolah.

Setelah semuanya dilaksanakan dan operator tunjangan  memasukan usulan penyesuaian bidang studi diaplikasi tunjangan, maka langkah selanjutnya adalah sabar. Sebab usulan yang dilakukan oleh operator harus disetujui dulu oleh operator pusat, jika sudah disetujui  dipusat  baru sistem akan mengeceknlinierisasinya dengan matapelajaran yangbdiajarkan disekolah  yang telah dientri pada aplikasi dapodik...
Sabar... enak disebutkan tidak enak dilaksanakan.... mudah-mudahan manfaat

4 comments

Popular posts from this blog

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 3: SMK KTSP)

sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Pembelajaran SMA sudah kita bahas beberapa minggu lalu. Sekarang saya mencoba akan membahas tentang batasan-batasan entrian dapodik dan klasifikasi mata pelajaran pada jenjang SMK dengan kurikulum KTSP.
Pada umumnya pembelajaran SMA dan SMK pada kurikulum SMK tidak banyak perbedaan cara pengisiannya di dapodik. Walaupun mungkin proses pembelajaran itu sendiri di dalam kelas akan banyak perbedaan. Saya tidak melhat proses belajar mengajar dikelas, tapi yang saya bahas berikut adalah bagaimana cara mengisi dapodik sekolah agar data yang dikirim ke server dapodik pusat bisa sesuai de…

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 2: SMA K13)

sebelumnya harus difahami bersama, bahwa apa yang saya tuliskan disini bukanlah acuan resmi pengisian dapodik. Proses pengisian dapodik termasuk didalamnya jumlah jam mengajar dan maksimum jumlah jam per rombel mengacu kepada aturan masing-masing kurikulum, jika ada tulisan saya yang kurang tepat, mohon koreksi bersama. Tulisan ini sewaktu-waktu dapat saja diubah untuk penyesuaian dengan aturan yang berlaku.
Pada buku panduan sukses dapodik SMA/SMK disebutkan, bahwa kurikulum SMA 2013 diambil berdasarkan permendikbud 59 tahun 2014
Daftar Mapel yang di tampilkan pada jendela pembelajaran Kurikulum SMA 2013 mengacu pada Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas,  Jika pengisian sudah mengikuti rambu-rambu tersebut, maka seharusnya data yang dientrikan valid. selanjutnya yang harus di validasi di server GTK hanyalah linieritas mata pelajaran yang diajarkan dengan bidang studi sertifikasinya.

Seorang guru bisa dikatakan linier jika dia mengajar matapelaja…

Rambu-rambu validasi data dapodikmen pada info GTK (bagian 1: SMA KTSP)

Lama sudah blog ini di tinggalkan, tidak disentuh apalagi di colek. Sepanjang perjalanan ini, didalam gerbong kereta yang lumayan dingin, saya ingin sedikit berbagi dengan teman-teman operator tunjangan yang dikejar-kejar kepala dinas, kenapa data dikmen tidak pernah bertambah. Dan dikejar-kejar operator sekolah, bagaimana cara isi dapodikmen yang selalu salah di info gtk.. Dan saya juga ingin berbagi dengan operator sekolah jenjang dikmen yang selalu begadang memperbaiki datanya yang tak kunjung valid.. Dan desakan guru yang tak sabaran menunggu sktpnya terbit...
Selain linieritas bidang studi yang diajarkan dengan sertifikat pendidik, syarat lain yang harus dipenuhi agar jumlah jam linier tidak berangka 0 adalah komposisi pengaturan jadwal mengajar.  Jumlah jam belajar dalam sebuah rombel tidak boleh melebihi ketetapan yang telah di tentukan, masing-masing jenjang dan tingkat kelas jumlah maksimum jam belajar perminggu tidaklah sama.
Ada beberapa jenis kelompok mata pelajaran (saya…